Tiga BUMN Ini Diberi Mandat Produksi 10 Juta Cangkul

Senin, 31 Oktober 2016 - 16:52 WIB
Tiga BUMN Ini Diberi...
Tiga BUMN Ini Diberi Mandat Produksi 10 Juta Cangkul
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan mandat kepada tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memproduksi ‎10 juta cangkul, untuk kebutuhan nasional dalam jangka waktu satu tahun.

(Baca:Pemerintah Akui Buka Keran Impor Cangkul)

Tiga perusahaan pelat merah tersebut yaitu PT Krakatau Steel Tbk (Persero), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI, dan PT Boma Bisma Indra (Persero) atau BBI.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan‎ mengatakan, pada dasarnya industri dalam negeri siap memenuhi kebutuhan cangkul nasional. Namun, industri kecil dan menengah (IKM) selama ini kesulitan bahan baku, sehingga kemampuan memasok pun menjadi terhambat.

"‎Kami diminta mendukung ke sana termasuk Krakatau Steel dan BBI karena bisa menyediakan bahan baku," katanya di Gedung Kemenperin, Jakarta, Senin (31/10/2016).

Nantinya, Krakatau Steel‎ akan bertindak sebagai pemasok bahan baku. Kemudian, BBI akan bertindak sebagai produsen dengan bantuan IKM dalam negeri, serta PPI akan bertindak sebagai distributor yang akan memasarkan produk cangkul buatan dalam negeri tersebut.

"‎Kemenperin dan Kemendag sudah menyiapkan skema penugasan kepada BUMN yaitu KS, PPI, guna memenuhi kebutuhan cangkul nasional yang dalam hal ini industri kecil juga banyak terlibat, mengingat cangkul yang baik dan benar harus memenuhi SNI," imbuh dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT BBI Rahman Sadikin mengungkapkan, saat ini perseroan memiliki pabrik seluas 1 hektare (ha) di Pasuruan, Jawa Timur. Kapasitas produksi cangkul di pabrik tersebut sebesar 700 ribu unit per tahun.

"‎Cangkulnya terkenal dengan cangkul cap mata, tingkat kualitas teruji karena kami punya lisensi dari Jerman. Jadi, kami dari BBI siap menunjang memproduksi kebutuhan cangkul nasional. Kami akan kerja sama dengan Krakatau Steel untuk bahan baku materialnya, dan PPI untuk pemasarannya yang didukung IKM," tandasnya.

Baca Juga:

Banjir Kritikan, Pemerintah Kapok Impor Cangkul
Impor Cangkul Menghina Harga Diri Bangsa Indonesia
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Impor Bahan Baku Industri...
Impor Bahan Baku Industri Bakal 'Dipaksa' Turun Mencapai 35%
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Soal Impor Beras, Pengamat...
Soal Impor Beras, Pengamat Sebut Ada Miskoordinasi Antar Kementerian
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
1 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
9 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
10 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
10 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
10 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved