OJK Klaim 3,5 Juta Rekening Baru Sepanjang Bulan Ini
Senin, 31 Oktober 2016 - 17:08 WIB
OJK Klaim 3,5 Juta Rekening Baru Sepanjang Bulan Ini
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim ada 3,5 juta rekening baru yang dibuka masyarakat sepanjang Oktober 2016. Rekening tersebut tersebar di beberapa industri jasa keuangan, seperti perbankan, reksa dana, dana pensiun, hingga pegadaian.
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan, pihaknya bersama industri jasa keuangan selama ini telah melaksanakan kegiatan inklusi keuangan. Dengan semboyan Inklusi Keuangan Untuk Semua, OJK melihat adanya minat masyarakat untuk mulai menabung.
"Kami laporkan inklusi keuangan ini tercatat adanya pembukaan rekening baru selama Oktober saja di seluruh industri jasa keuangan yaitu sebesar 3.546.477 rekening," ujarnya di JCC, Jakarta, Senin (31/10/2016).
Muliaman merinci, pembukaan rekening meliputi dana pihak ketiga 3.388.267 rekening, polis asuransi 12.482, rekening investasi pada pasar modal 14.880, rekening pada Dana Pensiun 665, rekening pembiayaan 14.321 rekening, rekening tabungan emas sebanyak 115.862 rekening.
Menurutnya, akses masyarakat terhadap industri jasa keuangan juga dimudahkan dengan adanya jaringan Laku Pandai dan layangan keuangan digital. "Sehingga, kegiatan menabung tidak harus kita pergi ke kota dan bisa dilakukan 24 jam kita bisa menabung pada malam hari," imbuh dia.
Saat ini, OJK bersama beberapa kementerian dan industri jasa keuangan telah melakukan beberapa inisiatif untuk akses keuangan kepada sektor keuangan formal. Khususnya masyarakat berpenghasilan rendah dan berdomisili di daerah-daerah yang sulit dijangkau lembaga jasa keuangan.
Dalam acara "Ayo Menabung" ini, juga dikampanyekan Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda) sebagai branding dari produk tabungan yang telah dimiliki oleh pihak perbankan, dengan segmen mahasiswa dan pemuda.
Melalui Kampanye "Ayo Menabung" juga didorong agar seluruh siswa/siswi pelajar di Indonesia dapat mempunyai tabungan Simpanan Pelajar (SimPel/Simpel IB).
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan, pihaknya bersama industri jasa keuangan selama ini telah melaksanakan kegiatan inklusi keuangan. Dengan semboyan Inklusi Keuangan Untuk Semua, OJK melihat adanya minat masyarakat untuk mulai menabung.
"Kami laporkan inklusi keuangan ini tercatat adanya pembukaan rekening baru selama Oktober saja di seluruh industri jasa keuangan yaitu sebesar 3.546.477 rekening," ujarnya di JCC, Jakarta, Senin (31/10/2016).
Muliaman merinci, pembukaan rekening meliputi dana pihak ketiga 3.388.267 rekening, polis asuransi 12.482, rekening investasi pada pasar modal 14.880, rekening pada Dana Pensiun 665, rekening pembiayaan 14.321 rekening, rekening tabungan emas sebanyak 115.862 rekening.
Menurutnya, akses masyarakat terhadap industri jasa keuangan juga dimudahkan dengan adanya jaringan Laku Pandai dan layangan keuangan digital. "Sehingga, kegiatan menabung tidak harus kita pergi ke kota dan bisa dilakukan 24 jam kita bisa menabung pada malam hari," imbuh dia.
Saat ini, OJK bersama beberapa kementerian dan industri jasa keuangan telah melakukan beberapa inisiatif untuk akses keuangan kepada sektor keuangan formal. Khususnya masyarakat berpenghasilan rendah dan berdomisili di daerah-daerah yang sulit dijangkau lembaga jasa keuangan.
Dalam acara "Ayo Menabung" ini, juga dikampanyekan Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda) sebagai branding dari produk tabungan yang telah dimiliki oleh pihak perbankan, dengan segmen mahasiswa dan pemuda.
Melalui Kampanye "Ayo Menabung" juga didorong agar seluruh siswa/siswi pelajar di Indonesia dapat mempunyai tabungan Simpanan Pelajar (SimPel/Simpel IB).
(izz)
Lihat Juga :