Industri Properti Terimbas Tax Amnesty

Kamis, 03 November 2016 - 00:06 WIB
Industri Properti Terimbas...
Industri Properti Terimbas Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Program Tax amnesty tahap I sudah berlalu dengan perolehan total deklarasi Rp3.483 triliun dan mendapat banyak pujian. Bahkan, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, mengatakan, tax amnesty di Indonesia termasuk yang terbaik di dunia dari sisi uang tebusan yang masuk, lantaran raihan tersebut berhasil dicapai hanya untuk periode pertama.

Efek tax amnesty diperkirakan bakal berpengaruh besar pada investasi dan pembelian properti. Guna menjawab kebutuhan para pelaku industri properti di Tanah Air, PT Pundi Mas Berjaya, langsung bergerak cepat dengan meluncurkan portal properti RumahDewi. Manager RumahDewi, Sumina, mengatakan, situs ini merupakan start up asli Indonesia yang dibangun sejak 2014 dan mulai diluncurkan pada pertengahan tahun 2016.

"RumahDewi hadir untuk menjawab kebutuhan industri properti yang berkembang pesat, terutama dengan momentum tax amnesty. Kami sebagai karya anak bangsa, berkomitmen tinggi untuk memberikan kontribusi besar dalam mendukung kemajuan industri properti dalam negeri dengan menghadirkan layanan berkualitas," kata Sumina, di Jakarta, Rabu (2/11).

Portal properti ini, lanjut dia hadir dengan tampilan yang segar, dinamis, akses cepat dan mudah digunakan oleh semua orang. Tampilan website dirancang untuk memberikan kemudahan navigasi sehingga interaksi antara agen, developer, dan pencari properti menjadi lebih mudah.

Sumina mengatakan, fitur penting yang menjadi kekuatan di RumahDewi adalah listing sewa, listing jual, profil usaha, profil agensi, dan profil developer. Para pebisnis baik itu agen properti maupun developer, bisa dengan mudah mengelola unit propertinya secara mandiri baik melalui website maupun aplikasi smartphone.

"Layanan kami saat ini telah menjangkau di 34 provinsi atau sekitar 500 kota di seluruh indonesia. Telah memiliki 2500 agen dan 100.000 listing. Kami makin antusias untuk segera menyelesaikan beragam fitur lainnya di akhir tahun 2016 ini. Tahun depan, kalangan developer, agen dan pencari properti segera menikmati pengalaman baru melalui fitur tersebut," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Properti Berikan...
Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Persiapkan Modal Anda,...
Persiapkan Modal Anda, Bakal Ada Proyek Properti Menjanjikan
Geliatkan Industri,...
Geliatkan Industri, 1.000 Properti Akan Diluncurkan Serentak di 23 Kota se-Indonesia
Perkuat Modal Ekspansi...
Perkuat Modal Ekspansi Properti, Graha Agung Kencana Gandeng Salvatore Financial
Properti Bisa Jadi Investasi...
Properti Bisa Jadi Investasi Menguntungkan
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Uranium Rusia,...
Tanpa Uranium Rusia, Industri Nuklir AS Bisa Gagal Total
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved