Bursa Saham Asia Dibuka Melompat Naik, IHSG malah Memerah
Senin, 07 November 2016 - 09:47 WIB
Bursa Saham Asia Dibuka Melompat Naik, IHSG malah Memerah
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini dibuka memerah dengan penurunan sebesar 5,81 poin atau setara dengan 0,11% ke level 5.356,85. Penurunan ini berbanding terbalik ketika mayoritas bursa saham Asia justru melompat naik
Pada perdagangan akhir kemarin, IHSG ditutup ditutup menguat 33,16 poin atau 0,62% ke level 5.362,66 saat bursa saham Asia lesu. Penuatan pasar saham Tanah Air terjadi di tengah aksi demo besar akhir pekan kemarin yang digelar oleh sejumlah ormas Islam untuk menuntut Gubernur non Aktif DKI Jakarta Basuki Tjaha Purnama diadili atas dugaan penistaan agama.
Sektor saham di dalam negeri pada pagi ini mayoritas berada di jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumen yang turun 0,82%. Sementara, sektor yang menguat adalah pertambangan yang melesat 1,18%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp675 miliar dengan 1,22 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp56,6 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp163,5 miliar dan aksi beli sebesar Rp106,9 miliar. Sebanyak 107 saham menguat, 79 melemah, dan 70 stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik Rp150 menjadi Rp5.600, PT Bukaka Teknik Utama Tbk. (BUKK) bertambah Rp50 menjadi Rp830 dan PT Indofarma Tbk. (INAF) meningkat Rp40 jadi Rp3.390.
Selanjutnya saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang garam Tbk (GGRM) turun Rp1.650 menjadi Rp65.400, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) berkurang Rp325 menjadi Rp15.600 serta PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) menyusut Rp175 menjadi Rp6.575.
Kondisi pasar saham saham Air di pagi ini seperti dilansir Reuters, Senin (7/11/2016) dibuka lebih tinggi saat indeks MSCI Asia Pasifik untuk saham di luar Jepang meningkat 0,3%. Penguatan juga terjadi pada saham Australia yang bertambah 0,7% mengiringi hasil positif indeks Nikkei Jepang.
Nikkei dibuka menghijau dengan kenaikan sebesar 234,37 poin atau setara dengan 1,39% ke level 17.139,73, sedangkan di daratan China terjadi pelemahan saat indeks Shanghai sempat memerah sebelumnya akhirnya bangkit saat ini ke level 3.125,44 atau naik 0,12%. Raihan positif juga terjadi pada indeks Kospi naik 15,43 poin atau 0,78% menjadi 1.997,45.
Pada perdagangan akhir kemarin, IHSG ditutup ditutup menguat 33,16 poin atau 0,62% ke level 5.362,66 saat bursa saham Asia lesu. Penuatan pasar saham Tanah Air terjadi di tengah aksi demo besar akhir pekan kemarin yang digelar oleh sejumlah ormas Islam untuk menuntut Gubernur non Aktif DKI Jakarta Basuki Tjaha Purnama diadili atas dugaan penistaan agama.
Sektor saham di dalam negeri pada pagi ini mayoritas berada di jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumen yang turun 0,82%. Sementara, sektor yang menguat adalah pertambangan yang melesat 1,18%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp675 miliar dengan 1,22 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp56,6 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp163,5 miliar dan aksi beli sebesar Rp106,9 miliar. Sebanyak 107 saham menguat, 79 melemah, dan 70 stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik Rp150 menjadi Rp5.600, PT Bukaka Teknik Utama Tbk. (BUKK) bertambah Rp50 menjadi Rp830 dan PT Indofarma Tbk. (INAF) meningkat Rp40 jadi Rp3.390.
Selanjutnya saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang garam Tbk (GGRM) turun Rp1.650 menjadi Rp65.400, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) berkurang Rp325 menjadi Rp15.600 serta PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) menyusut Rp175 menjadi Rp6.575.
Kondisi pasar saham saham Air di pagi ini seperti dilansir Reuters, Senin (7/11/2016) dibuka lebih tinggi saat indeks MSCI Asia Pasifik untuk saham di luar Jepang meningkat 0,3%. Penguatan juga terjadi pada saham Australia yang bertambah 0,7% mengiringi hasil positif indeks Nikkei Jepang.
Nikkei dibuka menghijau dengan kenaikan sebesar 234,37 poin atau setara dengan 1,39% ke level 17.139,73, sedangkan di daratan China terjadi pelemahan saat indeks Shanghai sempat memerah sebelumnya akhirnya bangkit saat ini ke level 3.125,44 atau naik 0,12%. Raihan positif juga terjadi pada indeks Kospi naik 15,43 poin atau 0,78% menjadi 1.997,45.
(akr)
Lihat Juga :