Bupati Kudus Beri Kredit Tanpa Agunan untuk Rakyat

Selasa, 08 November 2016 - 09:03 WIB
Bupati Kudus Beri Kredit...
Bupati Kudus Beri Kredit Tanpa Agunan untuk Rakyat
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memiliki cara tersendiri untuk menyalurkan kredit ke masyarakat. Hal ini dikarenakan Bupati Kudus Musthofa merasa sedih setiap kali mengamati pelaku UMKM, petani, dan masyarakat yang mencari pinjaman dari rentenir dengan bunga tinggi.

Dia kerap mengamati sepanjang hari, di mana masyarakatnya, bahkan sopir angkot yang bekerja dari pagi kemudian mereka mencari modal untuk pulang ke rumah dengan bantuan rentenir dan harus membayar bunga hingga 10%.

"Saya mengamati itu dari pagi sampai sore, ternyata mereka pulangnya pinjam uang ke rentenir dengan bunga 10%. Akhirnya saya berpikir, bagaimana saya bisa kerja sama dengan bank-bank setempat, memberi pinjaman ke mereka, dan tanpa agunan (jaminan)," katanya dalam seminar Indonesia Naik Kelas bersama KORAN SINDO dan SINDOnews di Jakarta, Senin (7/11/2016).

Dia pun merangkul sejumlah lembaga dan perbankan daerah untuk menjalankan program ini. Lembaga-lembaga tersebut akhirnya dengan senang hati mau bekerja sama dengan Pemkab Kudus.

"Kita bekerja sama dengan perbankan daerah, dan lembaga penjamin kredit yang berasal dari Jamkrindo dan Askrindo, mereka mau bantu kita dan masyarakat," katanya.

Musthofa telah memfasilitasi kredit usaha produktif bagi mereka yang tidak memiliki jaminan. Dengan bunga hanya 0,9%, sudah termasuk biaya penjaminan, administrasi dan biaya produksi.

Selain itu, pihaknya tidak merasa takut dengan adanya kejadian kredit macet, karena itu semua telah dijamin Jamkrindo dan tinggal mengedukasi masyarakatnya agar tidak terjadi kredit macet.

"Jadi, tinggal pemerintah sekarang yang membentuk pendamping wirausaha, inilah satu persatu fakta yang terbukti bahwa memberikan kredit itu bisa 0% tunggakan," tutup dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lanjut hingga Akhir...
Lanjut hingga Akhir Tahun, Subsidi Bunga KUR Sudah Disalurkan ke 7,90 Juta Debitur
4,5 Juta Debitur Sudah...
4,5 Juta Debitur Sudah Merasakan KUR, Gelontoran Duitnya Capai Rp148,38 T
Mendag Lutfi: Anggaran...
Mendag Lutfi: Anggaran KUR UMKM Tembus Rp300 Triliun
Ada Perubahan Skema...
Ada Perubahan Skema KUR Tahun 2020, Mau Tahu Apa Saja?
3 Tips Mudah Agar Pengajuan...
3 Tips Mudah Agar Pengajuan KUR Lekas Disetujui Bank
Plafon KUR Naik Tanpa...
Plafon KUR Naik Tanpa Jaminan Disambut Baik, Diyakini Bakal Genjot Produktivitas
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
26 menit yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
41 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
52 menit yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
1 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
1 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved