Komentar Menperin Airlangga Soal Keunggulan Donald Trump

Rabu, 09 November 2016 - 14:19 WIB
Komentar Menperin Airlangga...
Komentar Menperin Airlangga Soal Keunggulan Donald Trump
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, memang ada pengaruh terhadap rupiah dan pasar saham hari ini di tengah unggulnya calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump atas Hillary Clinton. Namun, Airlangga mengingatkan, bergejolak atau tidaknya ekonomi Indonesia tergantung sidang suku bunga The Fed.

Seperti diketahui, The Fed diisukan akan menaikkan suku bung bank sentral Amerika Serikat (AS) pada akhir tahun ini. Besar kemungkinannya tidak terbantahkan karena Ketua The Fed Janet Yellen sudah mengklarifikasi hal tersebut.

"Kalau pemilu AS tergantung pada nanti apakah di akhir tahun ini The Fed naikkan interest rate atau tidak, itu kan merefleksi dari hasil pemilu tadi. Ya kita tunggu saja, tapi memang hari ini rupiah dan saham ada sentimen negatif," katanya di Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Sementara, untuk pengaruh ke sektor industri, Airlangga mengungkapkan tidak akan berdampak langsung. Ini akan berefek tergantung sentimen apa yang dibawa Presiden baru AS terhadap global.

"Kalau industri tidak terpengaruh secara langsung, karena industri kan seluruhnya jangka panjang," kata dia.

Airlangga juga menanggapi soal Trump yang isunya tidak setuju terhadap Trans Pasific Partnership (TPP) yang Indonesia juga akan masuk di dalamnya. Menurut dia, harus dilihat ke depannya, jika Trump terpilih, setidaknya dia akan memiliki kebijakan sendiri.

"Kita lihat saja. Biasanya periode kampanye dan pada saat menjabat (jika terpilih) akan ada kebijakan selanjutnya. Tapi kalau bagi Indonesia, kalau semua masuk TPP, Singapura atau Malaysia ikut ya kita perlu ikut, karena daya saing industri kita kan mereka. Untuk alas kaki saja mereka sudah pakai tarif khusus," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved