Sri Mulyani Identifikasi Penyebab Ambruknya Rupiah

Jum'at, 11 November 2016 - 12:52 WIB
Sri Mulyani Identifikasi...
Sri Mulyani Identifikasi Penyebab Ambruknya Rupiah
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat ini tengah mengidentifikasi penyebab jatuhnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Sebab, ada faktor di luar fundamental ekonomi Indonesia yang memengaruhi terpuruknya rupiah.

Salah satunya, kata Sri, spekulasi mengenai adanya rencana perubahan kebijakan (policy) dari Amerika Serikat, paska pemilihan Presiden Amerika Serikat. Ani--panggilan akrabnya--sedang menelusuri apakah rumor tersebut sengaja dibuat atau memang karena kekhawatiran atas perkembangan yang terjadi di AS.

"Apakah itu (rumor perubahan kebijakan) merupakan sesuatu yang dibuat atau karena semuanya secara bersama-sama merasa khawatir terhadap perkembangan yang terjadi," katanya di Kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (11/11/2016).

Jika memang rumor tersebut sengaja dibuat, maka pemerintah akan mencari motifnya dan akan segera menangani. "Sampai hari ini, kami lihat perkembangan rupiah bersama indeksdan surat berharga memang sangat dipengaruhi oleh sentimen yang terjadi secara regional maupun global, karena perubahan atau perkembangan situasi politik di AS," tandasnya.

Baca: Ini Penyebab Rupiah Ambruk Parah Hari Ini

Nilai tukar rupiah terhadap USD pada perdagangan hari ini dibuka jatuh cukup dalam, bahkan dalam pergerakannya hampir tembus level Rp14.000/USD. Jatuhnya rupiah tersebut di tengah menguatnya USD terhadap beberapa mata uang dunia lainnya.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.394/USD atau masih tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.138/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB semakin bergerak melemah ke level Rp13.610/USD dengan kisaran harian Rp13.360-Rp13.873/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah dibuka di level Rp13.443/USD atau jauh memburuk dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.166/USD dengan kisaran kisaran harian Rp13.383-Rp13.724/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergerak ke level Rp13.510/USD.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dolar AS Sudah Rp15.000-an,...
Dolar AS Sudah Rp15.000-an, Sri Mulyani: Tetap Waspada 
Sri Mulyani Buka-bukaan...
Sri Mulyani Buka-bukaan soal Penyebab Rupiah Melemah
Sri Mulyani Tidak Ingin...
Sri Mulyani Tidak Ingin Rupiah Terlalu Kuat, Ini Alasannya
Rupiah Tembus Rp15.000...
Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar, Ini Kata Sri Mulyani
Sri Mulyani Blak-blakan...
Sri Mulyani Blak-blakan Soal Rupiah Keok hingga Asing Kabur dari RI
Sri Mulyani Ramal Rupiah...
Sri Mulyani Ramal Rupiah Tahun Depan di 14.700 - 15.200 per Dolar AS
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
31 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
47 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved