Perkembangan Sistem Pembayaran Dorong Fintech

Senin, 14 November 2016 - 13:50 WIB
Perkembangan Sistem...
Perkembangan Sistem Pembayaran Dorong Fintech
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan, dalam 10 tahun terakhir peran sistem pembayaran semakin penting. Hal ini untuk mendukung kebijakan moneter dan finansial yang juga mengikuti perkembangan zaman dengan pembayaran nontunai yang semakin maju.

(Baca: Bank Indonesia Luncurkan BI Fintech)

Ini juga akan memajukan perkembangan teknologi dan mendorong tumbuhnya industri financial technologi (fintech). Pertumbuhan fintech tercermin dari transaksi hingga Agustus 2016 mencapai USD14,6 miliar.

"Dari sisi lain, kita melihat transaksi fintech di Indonesia berkembang pesat. Pada 2016 data statistik mencatat USD14 miliar atau 0,6% dari total transaksi mitra global USD2356 miliar, angka ini diproyeksi makin besar ke depannya," kata Kepala Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan Departemen BI Eni V Panggabean di Gedung BI, Jakarta, Senin (14/11/2016).

Dia menuturkan, perlu penyikapan khusus dalam mendukung perkembangan industri fintech di Indonesia. Berbagai pihak dalam hal regulator dirasa perlu mengawasi berjalannya fintech untuk memitigasi risiko yang bisa ditimbulkan. Untuk itu, hari ini Bank Indonesia meluncurkan BI Fintech Office.

"Menyikapi berkembangnya Fintech regulator perlu cermati dengan seksama, satu sisi meningkatkan optimisme banyak manfaat seperti efisiensi, namun kita juga perlu mitigasi risiko yang bisa timbul dari fenomena ini," tambahnya.

Menurut data, hingga Agustus transaksi ATM nontunai dari debit mencapai 5,4 juta transaksi per hari dengan nominal Rp9,2 triliun per hari. Transaksi kartu kredit 823.000 transaksi per hari dengan nominal Rp743 miliar per hari. Uang elektronik 1,9 juta transaski dengan nominal Rp20 miliar per hari.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fit and Proper Test...
Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI, DPR Angkat Isu Pengawasan Perbankan
Transfer Uang Cuma Kena...
Transfer Uang Cuma Kena Biaya Rp2.500, Total Ada 77 Bank Terapkan BI-Fast
Makin Banyak, 21 Bank...
Makin Banyak, 21 Bank Gabung BI-FAST di Gelombang Kedua
BI Sudah Totalitas,...
BI Sudah Totalitas, Tapi Bunga Kredit Bank Merayap Pelan
Buat Bank yang Mau Kolaps,...
Buat Bank yang Mau Kolaps, Bisa Minta Dana Darurat ke BI
106 Bank Gabung BI-Fast,...
106 Bank Gabung BI-Fast, Biaya Transfer Cuma Rp2.500
Berita Terkini
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
15 menit yang lalu
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
2 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
2 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
2 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
3 jam yang lalu
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved