IHSG Dibuka Menghijau Saat Bursa China Melemah Sendirian
Rabu, 16 November 2016 - 09:45 WIB
IHSG Dibuka Menghijau Saat Bursa China Melemah Sendirian
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat ke level 5.138,13 dengan kenaikan 59,63 poin atau setara dengan 1,17%, saat bursa saham China memerah sendirian di antara bursa utama Asia. Sementara kemarin pasar saham Tanah Air ditutup anjlok 0,73% atau 37,24 poin ke level 5.078,50.
Seperti dilansir CNBC, Rabu (16/11/2016) pasar saham Asia terlihat melakukan lompatan ke zona positif, ketika investor fokus kepada penguatan dolar Amerika Serikat (USD) serta meningkatnya harga minyak mentah dunia. Selain itu tingginya harapan The Fed (Bank Sentral AS) untuk menaikkan suku bunga acuan tahun ini, juga menjadi sentimen positif.
Tercatat Nikkei 225 pada awal perdagangan naik 0,97% atau setara dengan 171,73 poin ke level 17.839,88, setelah yen terus melemah melawan greenback. Di sisi lain saham Nitendo meningkat sebesar 4% menjadi 25.860 ketika produsen game asal Jepang itu mengumumkan akan meluncurkan permainan Super Mario dalam mobile.
Pasar saham Australia juga dibuka meningkat 0,12% terdorong lonjakan sektor energi mencapai 2,94% dan indeks keuangan 0,32%. Hasil positif juga diikuti oleh bursa saham Korea Selatan, saat indeks Kospi mendapatkan tambahan 12,82 poin atau setara dengan 0,65% ke posisi 1.980,35.
Selain itu di Hong Kong, Hang Seng meningkat sebesar 0,44% atau 98,30 poin ke level 22.422,21, saat indeks Shanghai justru merosot sendiri dengan penurunan 6,03 poin atau 0,19% ke level 3.200,95. Indeks Straits Times pada awal perdagangan juga menghijau ke level 2.803,03 lewat kenaikan 5,48 poin atau 0,20%.
Di sisi lain sektor saham dalam negeri pada pagi ini, tanpa terkecuali berada pada zona hijau. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor infrastruktur yang meningkat 1,83% diikuti lonjakan aneka industri sebesar 1,54%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp323 miliar dengan 320 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp7,37 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp124,6 miliar dan aksi beli sebesar Rp132,0 miliar. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 132 saham menguat, 22 saham melemah dan 60 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) bertambah Rp550 menjadi Rp61.675, PT Astra International Tbk. (ASII) naik Rp150 menjadi Rp7.775 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melonjak Rp100 menjadi Rp5.100.
Selanjutnya ada saham-saham yang melemah di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) turun Rp400 menjadi Rp15.600, PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) melemah Rp150 menjadi Rp3,160 dan PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (TMAS) berkurang Rp70 menjadi Rp1.500.
Seperti dilansir CNBC, Rabu (16/11/2016) pasar saham Asia terlihat melakukan lompatan ke zona positif, ketika investor fokus kepada penguatan dolar Amerika Serikat (USD) serta meningkatnya harga minyak mentah dunia. Selain itu tingginya harapan The Fed (Bank Sentral AS) untuk menaikkan suku bunga acuan tahun ini, juga menjadi sentimen positif.
Tercatat Nikkei 225 pada awal perdagangan naik 0,97% atau setara dengan 171,73 poin ke level 17.839,88, setelah yen terus melemah melawan greenback. Di sisi lain saham Nitendo meningkat sebesar 4% menjadi 25.860 ketika produsen game asal Jepang itu mengumumkan akan meluncurkan permainan Super Mario dalam mobile.
Pasar saham Australia juga dibuka meningkat 0,12% terdorong lonjakan sektor energi mencapai 2,94% dan indeks keuangan 0,32%. Hasil positif juga diikuti oleh bursa saham Korea Selatan, saat indeks Kospi mendapatkan tambahan 12,82 poin atau setara dengan 0,65% ke posisi 1.980,35.
Selain itu di Hong Kong, Hang Seng meningkat sebesar 0,44% atau 98,30 poin ke level 22.422,21, saat indeks Shanghai justru merosot sendiri dengan penurunan 6,03 poin atau 0,19% ke level 3.200,95. Indeks Straits Times pada awal perdagangan juga menghijau ke level 2.803,03 lewat kenaikan 5,48 poin atau 0,20%.
Di sisi lain sektor saham dalam negeri pada pagi ini, tanpa terkecuali berada pada zona hijau. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor infrastruktur yang meningkat 1,83% diikuti lonjakan aneka industri sebesar 1,54%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp323 miliar dengan 320 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp7,37 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp124,6 miliar dan aksi beli sebesar Rp132,0 miliar. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 132 saham menguat, 22 saham melemah dan 60 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) bertambah Rp550 menjadi Rp61.675, PT Astra International Tbk. (ASII) naik Rp150 menjadi Rp7.775 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melonjak Rp100 menjadi Rp5.100.
Selanjutnya ada saham-saham yang melemah di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) turun Rp400 menjadi Rp15.600, PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) melemah Rp150 menjadi Rp3,160 dan PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (TMAS) berkurang Rp70 menjadi Rp1.500.
(akr)
Lihat Juga :