IHSG Ditutup Melesat Naik Ditopang Sektor Tambang
Rabu, 16 November 2016 - 16:40 WIB
IHSG Ditutup Melesat Naik Ditopang Sektor Tambang
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir menghijau saat bursa utama Asia ditutup mixed. Pasar saham Tanah Air sore ini ditutup pada level 5.185,46 atau meningkat sebesar 106,96 poin yang setara dengan 2,11%.
Pada perdagangan sesi I tadi, IHSG bertambah 2,01% atau setara dengan 101,90 poin ke level 5.180,40, ketika pada pagi hari dibuka naik ke level 5.138,13 bertambah 59,63 poin atau 1,17%. Sedangkan kemarin, IHSG berakhir anjlok 0,73% atau 37,24 poin ke level 5.078,50.
Seperti dilansir CNBC, Rabu (16/11/2016) pasar saham Asia berakhir lebih tinggi mengikuti jejak Wall Street dan harga minyak mentah dunia yang menguat hampir mendekati 6%. Indeks Nikkei 225 ditutup naik 1,1% atau setara dengan 194,06 poin ke level 17,862.21, saat yen masih melemah melawan greenback.
Kenaikan pasar saham Jepang ditopang lonjakan saham Nintendo sebesar 2,78% menjadi 25,550 yen setelah produsen permainan asal Negeri Matahari Terbit -julukan Jepang- itu mengumumkan bakal melepas game Super Mario secara mobile pada 15 Desember, mendatang.
Sementara bursa saham Australia di akhir perdagangan cenderung mendatar, meski tetap mencatat kenaikan 0,03% atau setara dengan 1,499 poin ke level 5.327,7. Sentimen positif datang dari sektor energi yang bertambah 2,34%, namun tertahan penurunan sektor material yang turun 1,11%.
Pada daratan China, pergerakan saham terlihat mixed ketika indeks Shanghai ditutup turun 0,05% atau 1,57 poin ke level 3.205,41, sedangkan komposit Shenzhen meningkat 0,021% atau 0,45 poin ke posisi 2.124,85. Hasil negatif juga diraih indeks Hang Seng dengan kehilangan 0,19% atau 43,38 poin menjadi 22.280,53.
Di sisi lain bursa saham Korea Selatan, indeks Kospi ditutup ke level 1.979,65 dengan tambahan 12,12 poin atau setara dengan 0,62%. Beberapa saham yang meningkat yakni Hyundai Heavy Industries terdongkrak 4,78% menjadi 153,500 won.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore, tidak terkecuali berada pada zona hijau. Penguatan tertinggi terjadi pada sektor tambang lewat kenaikan 3,21% diikuti sektor industri dasar 3,06%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,69 triliun dengan 11,24 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp369,7 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp4,23 triliun dan aksi beli sebesar Rp3,86 triliun. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 251 saham menguat, 78 saham melemah dan 88 saham stagnan.
Pada perdagangan sesi I tadi, IHSG bertambah 2,01% atau setara dengan 101,90 poin ke level 5.180,40, ketika pada pagi hari dibuka naik ke level 5.138,13 bertambah 59,63 poin atau 1,17%. Sedangkan kemarin, IHSG berakhir anjlok 0,73% atau 37,24 poin ke level 5.078,50.
Seperti dilansir CNBC, Rabu (16/11/2016) pasar saham Asia berakhir lebih tinggi mengikuti jejak Wall Street dan harga minyak mentah dunia yang menguat hampir mendekati 6%. Indeks Nikkei 225 ditutup naik 1,1% atau setara dengan 194,06 poin ke level 17,862.21, saat yen masih melemah melawan greenback.
Kenaikan pasar saham Jepang ditopang lonjakan saham Nintendo sebesar 2,78% menjadi 25,550 yen setelah produsen permainan asal Negeri Matahari Terbit -julukan Jepang- itu mengumumkan bakal melepas game Super Mario secara mobile pada 15 Desember, mendatang.
Sementara bursa saham Australia di akhir perdagangan cenderung mendatar, meski tetap mencatat kenaikan 0,03% atau setara dengan 1,499 poin ke level 5.327,7. Sentimen positif datang dari sektor energi yang bertambah 2,34%, namun tertahan penurunan sektor material yang turun 1,11%.
Pada daratan China, pergerakan saham terlihat mixed ketika indeks Shanghai ditutup turun 0,05% atau 1,57 poin ke level 3.205,41, sedangkan komposit Shenzhen meningkat 0,021% atau 0,45 poin ke posisi 2.124,85. Hasil negatif juga diraih indeks Hang Seng dengan kehilangan 0,19% atau 43,38 poin menjadi 22.280,53.
Di sisi lain bursa saham Korea Selatan, indeks Kospi ditutup ke level 1.979,65 dengan tambahan 12,12 poin atau setara dengan 0,62%. Beberapa saham yang meningkat yakni Hyundai Heavy Industries terdongkrak 4,78% menjadi 153,500 won.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore, tidak terkecuali berada pada zona hijau. Penguatan tertinggi terjadi pada sektor tambang lewat kenaikan 3,21% diikuti sektor industri dasar 3,06%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,69 triliun dengan 11,24 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp369,7 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp4,23 triliun dan aksi beli sebesar Rp3,86 triliun. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 251 saham menguat, 78 saham melemah dan 88 saham stagnan.
(akr)
Lihat Juga :