Cara Sri Mulyani Manfaatkan Keberadaan Orang Tajir di RI

Jum'at, 18 November 2016 - 13:46 WIB
Cara Sri Mulyani Manfaatkan...
Cara Sri Mulyani Manfaatkan Keberadaan Orang Tajir di RI
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, keberadaan orang dengan kekayaan tertinggi (High Net Worth Individuals/HNWI) di Indonesia menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia sangat besar. Berdasarkan data World Wealth Report 2015, jumlah HNWI di Indonesia mencapai 48 ribu orang, dengan total kekayaan mencapai USD161 miliar.

Dia mengatakan, keberadaan HNWI tersebut menunjukkan Indonesia memiliki perekonomian besar dan mampu mencetak orang yang bisa mengakomodir asetnya di dalam negeri. Sayangnya, kekayaan yang mereka miliki hanya dinikmati segelintir orang dan tidak bermanfaat untuk masyarakat Indonesia.

"Konsentrasi kekayaan tidak hanya 1% atau segelintir, jadi perlu upaya kebijakan pemerintah untuk ciptakan kesempatan mereka investasi di Indonesia. Sehingga, network enggak hanya dinikmati mereka sendiri, tapi masyarakat Indonesia," katanya dalam sebuah diskusi di Kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (17/11/2016) malam.

Menurutnya, kekayaan yang mereka miliki tersebut tidak akan diendapkan di bank. Namun, mereka pasti memutar otak untuk menginvestasikannya kembali dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Hal inilah yang harus dimanfaatkan pemerintah.

"Inilah jadi salah satu aset Indonesia kalau kita bisa berikan konfiden bahwa Indonesia adalah tempat yang baik untuk menanamkan lagi harta atau aset yang mereka miliki. Jadi, ini harus terus menerus dilakukan supaya modal mereka produktif," imbuh dia.

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berharap orang-orang dengan level kekayaan tinggi ini juga patuh membayar pajak. Jika tidak, maka diharapkan mereka dapat mengikuti program pengampunan pajak (tax amnesty).

"Kita tentu mengharapkan kepatuhan mereka bayar pajak, kita punya tax amnesty. Tahap I diikuti 400 ribu orang sebagian cukup besar adalah high network people. Kalau kita bisa kumpulkan Rp98,3 triliun hampir 80% dari high people itu. Kalau mereka ikut tax amnesty, deklarasi, bayar repatriasi itu langkah sangat positif," tuturnya.

Sehingga, sambung Sri, pemerinah ke depannya akan semakin mengembangkan investasi di sektor sumber daya manusia (SDM) dan kesehatan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat golongan menengah ke bawah.

"Sehingga, kita punya middle class yang punya pendidikan dan pekerjaan, sehingga ada keseimbangan di mana kelas menengah itu akan menyeimbangkan. Itu yang akan perkuat pondasi ekonomi," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Juta Orang Masuk...
10 Juta Orang Masuk Golongan Bebas Bayar Pajak, Siapakah Dia?
Potong Penjelasan Sri...
Potong Penjelasan Sri Mulyani, Ketua Komisi XI Colek Orang Terkaya RI
Keserakahan Orang Terkaya...
Keserakahan Orang Terkaya Dunia, Raup Rp677.915 Triliun tanpa Kenaikan Pajak
Sri Mulyani Sebut Orang...
Sri Mulyani Sebut Orang Indonesia Jangan Baper, Ada Apa Nih?
Bukan Hartono Bersaudara,...
Bukan Hartono Bersaudara, Apalagi Anthoni Salim! Ini Dia Orang Paling Tajir Versi Sri Mulyani
Orang Terkaya di Dunia...
Orang Terkaya di Dunia Elon Musk Bayar Pajak Rp158 Triliun pada 2021
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
50 menit yang lalu
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
1 jam yang lalu
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
2 jam yang lalu
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
2 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
2 jam yang lalu
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved