Sri Mulyani Minta Lelang Barang Sitaan Hasil Korupsi Dipercepat

Senin, 21 November 2016 - 12:59 WIB
Sri Mulyani Minta Lelang...
Sri Mulyani Minta Lelang Barang Sitaan Hasil Korupsi Dipercepat
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta agar proses lelang barang sitaan hasil tindak pidana korupsi dapat dipercepat. Pasalnya, aset yang berasal dari barang sitaan tersebut dapat dipergunakan untuk menambah Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Dia mengatakan, proses lelang barang sitaan hasil tindak pidana korupsi dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel. Dengan harapan, niat seseorang untuk melakukan tindak pidana korupsi akan berkurang.

"Ini bertujuan untuk menghilangkan atau mengurangi atau menghancurkan motivasi seseorang melakukan tindak pidana," katanya di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Selain itu, sambung mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, pemulihan aset juga merupakan upaya untuk menghilangkan kerugian negara serta mengoptimalkan pengelolaan aset dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Kemenkeu berharap barang sitaan sebagai wujud tindak pidana korupsi dapat dipecepat. Untuk mendorong percepatan pengelolaan, dalam hal ini DJKN yang memiliki unit veritikal yang terdistribusi di seluruh wilayah Indonesia, tentu dapat meningkatkan kemampuan kita untuk mendukung dan menekan biaya pemeliharaan barang," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Tetapkan Eks Pejabat...
KPK Tetapkan Eks Pejabat Kemenkeu Tersangka Dugaan Suap Pengurusan Anggaran
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
DPR Setujui Anggaran...
DPR Setujui Anggaran untuk Sri Mulyani Sebesar Rp43,19 Triliun
Suntik 12 BUMN Rp104,38...
Suntik 12 BUMN Rp104,38 Triliun, Sri Mulyani Minta BPKP hingga KPK Awasi
Masih Banyak yang Tergoda...
Masih Banyak yang Tergoda Korupsi, Menkeu Tekankan Teknologi dalam Mengelola Keuangan
Berita Terkini
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
23 menit yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
43 menit yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
2 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved