Sri Mulyani Ingin BLU Semakin Lincah dan Inovatif

Selasa, 22 November 2016 - 13:23 WIB
Sri Mulyani Ingin BLU...
Sri Mulyani Ingin BLU Semakin Lincah dan Inovatif
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) di Indonesia sejatinya merupakan bentuk reformasi dalam pengelolaan keuangan dan kekayaan negara, agar bisa dikelola secara fleksibel dan akuntabel. Dia berharap, kedepannya BLU akan semakin lincah dan inovatif.

Sri Mulyani menjelaskan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) selama ini terkesan kaku dan terlalu banyak persyaratan. Oleh karena itu, keberadaan BLU menjadikan penggunaan anggaran menjadi lebih fleksibel dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"BLU ini sifatnya untuk memaksimalkan layanan umum, beberapa aset negara kemudian dibuatlah neraca terpisah dan para pengurusnya dibuatlah corporate governance, terus pengelolanya seperti pengelola korporasi," katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Di Indonesia sendiri, sambung mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, BLU telah dibentuk selama satu dekade terakhir. Di lingkungan pemerintah pusat sendiri, telah terbentuk 182 BLU dan lebih dari 90% memberikan pelayanan terhadap kesehatan dan pendidikan, dan sisanya untuk kemampuan finansial koperasi, UMKM, dan sebagainya.

"Jadi asetnya milik pemerintah kemudian dibuat neraca terpisah. Kemudian mereka melakukan layanan umum tapi dari sisi pengelolaan uangnya independen dan fleksibel. Ada BLU pendidikan, ada juga BLU kawasan seperti Batam. Dari BLU yang bentuknya yang dimiliki K/L," imbuh dia.

Kedepannya, wanita yang akrab disapa Ani ini berharap BLU dapat lebih fleksibel dan efisien dalam pengelolaan aset. Selain itu, memiliki kemampuan bergerak lincah, inovatif dan kreatif.

"Serta bisa menggunakan aset semaksimal mungkin untuk kepentingan dan perbaikan BLU sendiri dan melakukan layanan umum ke pemerintah," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Sri Mulyani Guyur Rp5...
Sri Mulyani Guyur Rp5 Triliun untuk Jamin Kredit UMKM
Sri Mulyani Izinkan...
Sri Mulyani Izinkan Pegawainya Dinas Luar Kota dengan Syarat
Sri Mulyani Berencana...
Sri Mulyani Berencana Beri Bantuan Usaha ke Pedagang Bakso
Sri Mulyani Tunda Terbitkan...
Sri Mulyani Tunda Terbitkan Pandemic Bonds
Sri Mulyani Bakal Pelototin...
Sri Mulyani Bakal Pelototin Penggunaan Anggaran Dana Desa
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
24 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
58 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved