Bursa Asia Naik, IHSG Menguat 56,35 Poin
Selasa, 22 November 2016 - 16:24 WIB
Bursa Asia Naik, IHSG Menguat 56,35 Poin
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa (22/11/2016) bertambah 1,09% atau 56,35 poin ke 5.204,67.
Sebelumnya, pada pembukaan pukul 08.55 WIB, IHSG dibuka melemah 0,15% atau 7,66 poin ke 5.140,66. Namun berbalik rebound 0,13% atau 6,81 poin ke level 5.155,12 pada pukul 09.05 WIB. Sepanjang hari ini, indeks berada di kisaran 5.150,52-5.204,67.
Menguatnya indeks berkat terhentinya rally dolar AS dan menguatnya bursa saham Asia. Di bursa Indonesia, dari 421 saham yang diperdagangkan, 218 menguat, 100 melemah dan 103 stagnan. Saham pertambangan memimpin penguatan dengan naik 3,24% berkat melonjaknya harga minyak. Hasil positif juga terjadi pada sektor saham konsumer yang naik 1,56% dan properti 1,14%. Pelemahan terjadi pada saham aneka industri yang turun 1,55%.
Sementara itu, nilai transaksi saham mencapai Rp6,6 triliun dari 13,25 miliar saham yang diperdagangkan. Dan transaksi bersih asing negatif Rp700,61 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,43 triliun berbanding aksi beli asing Rp1,73 triliun.
Menyeberang ke kawasan Asia, mayoritas saham Benua Kuning ditutup lebih tinggi. Melansir dari CNBC, Selasa (22/11/2016), saham Jepang berbalik positif ketimbang pembukaan hari ini, dimana negara itu dapat menangani kerusakan hasil gempa secara baik. Indeks Nikkei 225 ditutup naik 56,92 poin atau 0,31% ke 18.162,94 dan indeks Topix bertambah 4,57 poin atau 0,32% ke 1.447,50.
Saham Jepang juga diuntungkan dari pelemahan yen, yang diperdagangkan di 111,03 pada pukul 14:55 HK/SIN, setelah sebelumnya menguat ke sisi tinggi 110,23 terhadap dolar Amerika Serikat.
Patokan Australia ASX 200 berakhir naik 61,99 poin atau 1,16% pada 5.413,33, yang ditopang oleh kenaikan sektor saham material sebesar 2,77%. Sektor energi juga bertambah 2,58% berkat keuntungan menguatnya harga minyak.
Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 17,42 poin atau 0,89% ke 1.983,47. Sementara indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 1,36% pada pukul 15:03 HK/SIN. Bursa China ditutup lebih tinggi dengan indeks Shanghai naik 31,42 poin atau 0,98% pada 3.249,57 dan Shenzen naik 18,93 poin atau 0,89% ke 2.137,88.
Hanya bursa Selandia Baru NZX 50 yang berakhir berlawanan arah, yaitu turun 32,56 poin atau 0,48% ke 6.816,39, menyusul laporan gempa berkekuatan 6,3 SR di lepas Pulau Utara pada hari Selasa ini. Kejadian ini menyusul serangan gempa kuat di Pulau Selatan sepekan lalu.
By the way, kenaikan bursa Asia akibat sentimen positif dari terhentinya rally dolar AS. Keperkasaan dolar AS sepanjang sepekan terakhir terhenti menyusul keputusan Presiden AS terpilih, Donald Trump yang menarik negaranya dari kesepakatan perdagangan bebas Trans-Pacific Partnership.
Sebelumnya, pada pembukaan pukul 08.55 WIB, IHSG dibuka melemah 0,15% atau 7,66 poin ke 5.140,66. Namun berbalik rebound 0,13% atau 6,81 poin ke level 5.155,12 pada pukul 09.05 WIB. Sepanjang hari ini, indeks berada di kisaran 5.150,52-5.204,67.
Menguatnya indeks berkat terhentinya rally dolar AS dan menguatnya bursa saham Asia. Di bursa Indonesia, dari 421 saham yang diperdagangkan, 218 menguat, 100 melemah dan 103 stagnan. Saham pertambangan memimpin penguatan dengan naik 3,24% berkat melonjaknya harga minyak. Hasil positif juga terjadi pada sektor saham konsumer yang naik 1,56% dan properti 1,14%. Pelemahan terjadi pada saham aneka industri yang turun 1,55%.
Sementara itu, nilai transaksi saham mencapai Rp6,6 triliun dari 13,25 miliar saham yang diperdagangkan. Dan transaksi bersih asing negatif Rp700,61 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,43 triliun berbanding aksi beli asing Rp1,73 triliun.
Menyeberang ke kawasan Asia, mayoritas saham Benua Kuning ditutup lebih tinggi. Melansir dari CNBC, Selasa (22/11/2016), saham Jepang berbalik positif ketimbang pembukaan hari ini, dimana negara itu dapat menangani kerusakan hasil gempa secara baik. Indeks Nikkei 225 ditutup naik 56,92 poin atau 0,31% ke 18.162,94 dan indeks Topix bertambah 4,57 poin atau 0,32% ke 1.447,50.
Saham Jepang juga diuntungkan dari pelemahan yen, yang diperdagangkan di 111,03 pada pukul 14:55 HK/SIN, setelah sebelumnya menguat ke sisi tinggi 110,23 terhadap dolar Amerika Serikat.
Patokan Australia ASX 200 berakhir naik 61,99 poin atau 1,16% pada 5.413,33, yang ditopang oleh kenaikan sektor saham material sebesar 2,77%. Sektor energi juga bertambah 2,58% berkat keuntungan menguatnya harga minyak.
Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 17,42 poin atau 0,89% ke 1.983,47. Sementara indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 1,36% pada pukul 15:03 HK/SIN. Bursa China ditutup lebih tinggi dengan indeks Shanghai naik 31,42 poin atau 0,98% pada 3.249,57 dan Shenzen naik 18,93 poin atau 0,89% ke 2.137,88.
Hanya bursa Selandia Baru NZX 50 yang berakhir berlawanan arah, yaitu turun 32,56 poin atau 0,48% ke 6.816,39, menyusul laporan gempa berkekuatan 6,3 SR di lepas Pulau Utara pada hari Selasa ini. Kejadian ini menyusul serangan gempa kuat di Pulau Selatan sepekan lalu.
By the way, kenaikan bursa Asia akibat sentimen positif dari terhentinya rally dolar AS. Keperkasaan dolar AS sepanjang sepekan terakhir terhenti menyusul keputusan Presiden AS terpilih, Donald Trump yang menarik negaranya dari kesepakatan perdagangan bebas Trans-Pacific Partnership.
(ven)
Lihat Juga :