Reaksi Anggota Perjanjian Trans Pasifik Ditinggal Pergi AS

Selasa, 22 November 2016 - 21:09 WIB
Reaksi Anggota Perjanjian...
Reaksi Anggota Perjanjian Trans Pasifik Ditinggal Pergi AS
A A A
NEW YORK - Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih yang baru yakni Donald Trump telah mengumumkan akan berencana untuk membatalkan keikutsertaan AS dalam perjanjian perdagangan bebas lintas Pasifik (Kemitraan Trans Pasifik/Trans-Pacific Partnership, TPP) pada hari pertama di Gedung Putih. Pernyataan ini kontan langsung membuat dunia bereaksi.

(Baca Juga: Donald Trump Hentikan AS Ikut Kesepakatan TPP)

Dilansir BBC, Selasa (22/11/2016) TPP adalah sebuah perjanjian dagang yang ditandatangani oleh 12 negara secara bersama-sama dan mencakup 40% ekonomi, meski belum disahkan. Dijadwalkan pemimpin negara di Asia-Pasifik akan menggelar pertemuan di Peru selama akhir pekan ini untuk mengejar pengesahan perdagangan bebas, meski Trump sebagai oposisi.

Sebelumnya Trump menegaskan tidak akan meneruskan perjanjian dagang TPP, meski sebelumnya kesepakatan TPP ditandatangani pada 2015 oleh 12 negara termasuk AS. Dalam pesan video, Trump mengatakan bakal menghentikan peran dalam perjanjian perdagangan bebas lintas Pasifik serta menegaskan bahwa agenda pemerintahannya adalah 'mengutamakan kepentingan Amerika'.

(Baca Juga: Ini Respons Pemerintah soal Rencana AS Mundur dari TPP)

Selain itu penandatangan TPP lainnya adalah Jepang, Malaysia, Australia, Selandia Baru, Kanada dan Meksiko, meski belum diratifikasi. Namun kini ketika AS memutuskan akan keluar dari kesepakatan Trans-Pacific Partnership (TPP), bagaimana nasib salah satu perjanjian perdagangan multinasional terbesar itu. Berikut beberapa reaksi pemimpin dunia.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe

Dalam sebuah pernyataan pada awal pekan kemarin, Senin (21/11), Shinzo Abe mengatakan bahwa TPP akan jadi tak berarti tanpa keterlibatan AS. "Mustahil untuk melakukan negosiasi kembali karena hal itu justru akan mengganggu keseimbangan dasar terkait kepentingan semuanya," sambungnya.

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull

Menurut Malcolm Turnbull, waktu yang akan menjawab apa dan sampai sejauh mana pemerintahan AS dan kongres yang baru akan terlibat dalam TPP atau bahwa berevolusi dari perjanjian tersebut. Ada dukungan yang sangat kuat di antara 11 pihak lain yang terlibat dalam TPP untuk meratifikasi dan membawanya ke tahap baru.

Trump dan kongres yang baru akan membuat keputusan mereka sendiri dalam kepentingan Amerika. Dari sudut pandang Australia, hal ini (TPP) jelas memberikan akses yang lebih besar untuk ekspor Australia. Apakah itu barang atau layanan ke pasar yang lebih besar, ini jelas menjadi kepentingan kami.

Perdana Menteri Selandia Baru John Key

Amerika Serikat bukanlah sebuah pulau. Mereka tidak hanya duduk di sana dan mengatakan tidak akan ambil bagian dalam perdagangan dengan seluruh. Pada beberapa poin mereka akan memiliki beberapa pertimbangan.

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak

Presiden AS Donald Trump merupakan pilihan tepat yang telah memenangkan secara demokratis, selanjutnya pemimpin AS harus membuat kebijakan yang menurutnya tepat. Saya seorang pendukung untuk mengembangkan perdagangan terbuka untuk membuat Asia Pasifik lebih bergairah.

Ini adalah kunci untuk membawa manfaat yang lebih besar kepada masyarakat. Saya harap dapat bekerja sama dengan Presiden terpilih AS yakni Trump untuk mencapai tujuan bersama serta memperkuat keamanan serta memastikan pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan dan adil untuk semua.

Direktur Eksekutif Asia Trade Center Deborah Elms

Berita ini (keikutsertaan AS berakhir di TPP) sangat menyedihkan karena hal ini berarti akhir kepemimpinan AS dalam perdagangan multinasional dan berlalunya tongkat ke Asia. Pada saat yang sama pertumbuhan ekonomi dunia melambat, dunia sakit dan ekonomi terbesar dunia hanya akan menonton.

Editor Ekonomi Asia di the Economist Simon Rabinovitch

Kabar ini tidak mengherankan, mengingat semua yang telah dikatakan Trump selama kampanye, tetapi hal ini masih saja mengecewakan. Penarikan AS dari TPP akan membunuh kesepakatan ini dan hasil kerja mereka selama satu dekade. Ironisnya bahwa meskipin Trump telah menyebutkan kesepakatan ini (TPP) sangat mengerikan, namun hal ini sangat baik untuk Amerika Serikat.

TPP sebenarnya akan menguatkan pengaruh AS pada perdagangan antara Asia dan Amerika, dan bisa menempatkan untuk lebih fokus pada hak-hak buruh dan intelektual. Runtuhnya TPP sekarang akan menciptakan kekosongan di Asia. Muncul isu China akan pindah untuk menjadi pemimpin di wilayah ini dalam membentuk perjanjian perdagangan. Tapi akan sulit karena banyak pemerintahan lain waspada terhadap mesin ekspor mereka.

Investor Jim Rogers


Apakah itu menjadi lebih baik atau lebih buruk, hal ini akan memberikan pengaruh terhadap Asia dan Pasifik serta China dan tentunya teman-teman saya. Ada beberapa miliar orang dengan ekonomi kuat, sedikit utang, dan aset-aset besar di daerah. Ini akan menjadi titik balik dalam sejarah apapun cara memandang dunia.

TPP sendiri bertujuan memperluas hubungan ekonomi dan mendorong pertumbuhan, namun para penentangnya menuding TPP dirundingkan secara rahasia dan hanya menguntungkan perusahaan-perusahaan raksasa.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bersama Jo Hyundai,...
Bersama Jo Hyundai, Rekind Lolos Tender Proyek TPPI Olefin Complex
Proses Lelang Kilang...
Proses Lelang Kilang Olefin Siap Ditelusuri Oleh BPK
CERI Soroti Kompetensi...
CERI Soroti Kompetensi Bidder Proyek Olefin TPPI di Tuban
Pak Ahok, Ada yang Minta...
Pak Ahok, Ada yang Minta Tolong Usut Kejanggalan Tender Kilang Olefin Nih
Proyek Olefin TPPI Punya...
Proyek Olefin TPPI Punya Dampak Ekonomi Besar, Bikin Sehat Neraca Dagang
Mencari Partnership...
Mencari Partnership Proyek Bandara
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
3 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
3 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
3 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
4 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
4 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved