Akibat Rilis Palsu, Perusahaan Prancis Kehilangan Rp503 Triliun

Rabu, 23 November 2016 - 20:24 WIB
Akibat Rilis Palsu,...
Akibat Rilis Palsu, Perusahaan Prancis Kehilangan Rp503 Triliun
A A A
PARIS - Saham perusahaan konstruksi Prancis, Vinci tiba-tiba jatuh 35 miliar euro atau sekitar Rp503 triliun (hampir 20% dari total saham) akibat siaran pers (press release) palsu. Rilis tersebut menyebutkan, bahwa pihak perusahaan telah memecat kepala keuangan (chief financial officer/CFO) dan perusahaan mengalami kerugian besar.

Dilansir dari Business Insider, Rabu (23/11/2016), siaran pers yang mengaku dari Vinci ini menyatakan bahwa CFO Christian Labeyrie telah dicopot dari jabatannya, dan perusahaan mengalami kerugian pada periode 2015 dan semester pertama tahun ini. Hal tersebut terjadi setelah audit internal menemukan telah terjadi penyimpangan akuntansi.

Rilis palsu itu juga mengatakan perusahaan telah memberitahu regulator keuangan Prancis, Autorité des Marchés Financiers. Kerugian bersih pada kedua periode tersebut total sebesar 3,5 miliar euro.

Mendengar siaran pers itu, spontan saham Vinci jatuh. Jika nyata hal ini akan menjadi masalah besar bagi perusahaan.

Hanya dalam waktu 24 menit, tim komunikasi Vinci langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka menyangkal semua isi rilis palsu tersebut.

"Siaran pers palsu diterbitkan hari ini di Bloomberg pada pukul 04.05 waktu setempat. Vinci membantah secara resmi semua informasi yang terdapat dalam siaran pers palsu ini dan akan menyelidiki serta melakukan tindakan hukum sebagai kelanjutan dari kasus ini," demikian pernyataan perusahaan di situs resminya.

"Vinci resmi menyangkal pemecatan Christian Labeyrie. Kami mengekspresikan kemarahan kita terhadap praktik-praktik tersebut dan menginformasikan bahwa kelompok dan Christian Labeyrie akan mengajukan keluhan terhadap orang-orang yang bertanggung jawab atas tindakan ini," kata Vinci, dalam pernyataannya.

"Ini adalah palsu, benar-benar palsu. Kami menyangkalnya," kata juru bicara Vinci.

Atas klarifikasi tersebut saham Vinci dapat kembali pulih, meskipun masih membukukan kerugian pada hari itu. Di mana perdagangan berakhir turun sekitar 3%.

Berikut grafik saham rollercoaster Vinci:
2
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Putin Perintahkan Sambut...
Putin Perintahkan Sambut Kembali Perusahaan Asing yang Hengkang dari Rusia
Mau Jago Bahasa Prancis?...
Mau Jago Bahasa Prancis? Ikuti 7 Langkah Ini Ya
Lawan Sanksi Barat,...
Lawan Sanksi Barat, Putin Mempersulit Perusahaan Asing Mengambil Alih Pesawat
Kembali Ekspor Produknya...
Kembali Ekspor Produknya ke Rusia, Perusahaan Asal Prancis Kena Cibir
3 Perusahaan Prancis...
3 Perusahaan Prancis Ini Eksis di Indonesia, Produknya Selalu Jadi Pilihan
Aset Rusia dari 2 Perusahaan...
Aset Rusia dari 2 Perusahaan Energi Asing Direbut Kremlin, Sinyal Pembalasan Putin?
Berita Terkini
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
1 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
2 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
4 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
5 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
9 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
17 jam yang lalu
Infografis
Apes! Minggu Pertama...
Apes! Minggu Pertama 2023 Elon Musk Kehilangan Rp202 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved