IHSG Diramal Masih Tertekan, Cermati Rekomendasi 7 Saham Ini

Senin, 28 November 2016 - 08:35 WIB
IHSG Diramal Masih Tertekan,...
IHSG Diramal Masih Tertekan, Cermati Rekomendasi 7 Saham Ini
A A A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak cenderung mixed kembali tertekan jika rilis aktivitas sektor manufaktur rilis turun sesuai ekspektasi 48,7 dari 49,86 dan tingkat inflasi 3,31% dari 3,1%.

Lanjar menyampaikan, antisipasi investor asing diakhir tahun menjelang kenaikan tingkat suku bunga di AS masih akan membuat rupiah tergerus dan capital out flow terus mengalir.

"Sektor pertanian dan pertambangan masih akan menjadi primadona mengikuti harga komoditas yang cenderung uptrend di saat ketidakpastian sentimen global dan cuaca dingin di sebagian belahan dunia," ujarnya di Jakarta, Senin (28/11/2016).

Sementara, kata dia, menjelang awal bulan data ekonomi yang menjadi sentimen pasar cukup banyak. Di mana, di antaranya data tingkat inflasi di seluruh dunia dan indeks kinerja sektor manufaktur dan jasa di AS dan China akan menjadi fokus.

Investor juga akan memfokuskan diri pada data-data ekonomi di AS dan tingkat pertumbuhan guna melihat kesehatan ekonomi AS menghadapi peningkatan biaya pinjaman yang kabarnya akan terjadi pada bulan depan.

"Secara teknikal IHSG masih tergolong aman bergerak di atas MA200 dan bullish trend hingga saat ini. Meskipun demikian, indikator stochastic dan RSI memberikan signal pelemahan lebih lanjut. Range pergerakan IHSG akan berada pada level 5.060-5.230," jelas Lanjar.

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan Reliance Securities, yaitu PT Astra International Tbk (ASII) dengan support resistance Rp7.300-Rp8.000, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan support resistance Rp5.000-Rp5.400, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan support resistance di level Rp10.000-Rp10.650.

Kemudian, perlu juga untuk memperhatikan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dengan support resistance Rp15.600-Rp18.000, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) dengan support resistance Rp1.250-Rp1.400, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) dengan support resistance Rp335-Rp370, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan support resistance Rp39.700-Rp41.500.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
1 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
2 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
4 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
8 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
16 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
17 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved