Kadin: Trump Harus Belajar dari Jokowi Soal Tax Amnesty

Kamis, 01 Desember 2016 - 13:13 WIB
Kadin: Trump Harus Belajar...
Kadin: Trump Harus Belajar dari Jokowi Soal Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Perkasa Roeslani mengemukakan bahwa Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump harus belajar dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), jika ingin mengimplementasikan program pengampunan pajak atau tax amnesty di AS. Sebab, Indonesia telah lebih dulu melaksanakan program tersebut dan terbukti keberhasilannya.

(Baca Juga: Jokowi Tawarkan Donald Trump Kiat Sukses Tax Amnesty)

Dia mengatakan, tax amnesty yang dilaksanakan di Indonesia menjadi nomor 1 terbaik di dunia. Karena itu, tak salah jika Negeri Paman Sam -julukan AS- mau belajar dari Indonesia mengenai program tersebut.

"‎AS chambers mengatakan Presiden mereka (Trump) kedepan akan mengeluarkan kebijakan pengembangan infrastruktur dan tax amnesty. Sama-sama familiar. Kalau gitu (Trump) harus bertemu dengan Presiden kita untuk mendapat advice kedepan," katanya dalam Pembukaan Rakernas Kadin di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/12/2016).

(Baca Juga: Jokowi Sebut AS Contek RI Soal Tax Amnesty dan Infrastruktur)

Menurutnya, keberhasilan tax amnesty di Tanah Air telah menjaga momentum Indonesia untuk menutup defisit anggaran. Dengan begitu, berbagai program infrastruktur yang dicanangkan pemerintah pun tidak akan terkendala. "Dan keberhasilan tax amnesty menjaga momentum menutup defisit sehingga kita bisa investasi dalam program infrastruktur," imbuh dia.

Keberhasilan tax amnesty di Indonesia, tambahnya juga telah diakui dunia. Hal ini terbukti dengan membaiknya indeks kemudahan berbisnis (ease of doing business/EODB) dari peringkat 106 menjadi 91. "Ini diakui dunia. Kita bisa lihat peringkat EODB yang tadinya 106 jadi 91. Dan itu kenaikan tertinggi suatu negara dalam EODB," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Dunia Usaha Butuh Ketenangan...
Dunia Usaha Butuh Ketenangan dan Kepastian, Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
22 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
59 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved