Dana Tax Amnesty Kini Tembus Rp4.000 Triliun

Sabtu, 03 Desember 2016 - 16:33 WIB
Dana Tax Amnesty Kini...
Dana Tax Amnesty Kini Tembus Rp4.000 Triliun
A A A
JAKARTA - Setelah sukses pada periode I, pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus melakukan sosialisasi program pengampunan pajak (tax amnesty). Tercatat, dana repatriasi dan deklarasi harta dalam program amnesti pajak hampir menyentuh angka Rp4.000 triliun.

Dikutip dari laman pajak.go.id, Sabtu (3/12/2016), nilai pernyataan harta berdasarkan Surat Pernyataan Harta (SPH) mencapai Rp3.972 triliun.

Adapun komposisi nilai pernyataan berdasarkan SPH itu antara lain deklarasi dalam negeri mencapai Rp2.842 triliun, deklarasi luar negeri sebesar Rp986 triliun, dan dana repatriasi yang tercatat Rp143 triliun.

Sementara uang tebusan berdasarkan SPH yang disampaikan tembus Rp95,3 triliun. Dengan komposisi, antara lain wajib pajak orang pribadi non-UMKM mencapai Rp80,6 triliun, badan non-UMKM sebesar Rp10,5 triliun, wajib pajak UMKM sebesar Rp3,8 triliun, dan badan UMKM sebesar Rp245 miliar.

Selain itu, komposisi realisasi berdasarkan surat setoran pajak (SSP) mencapai Rp99,1 triliun. Komposisinya antara lain pembayaran tebusan Rp95,6 triliun, pembayaran tunggakan Rp3,06 triliun, pembayaran bukti permulaan (bukper) Rp484 miliar.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa dirinya akan kembali mensosialisasikan dan memanaskan program pengampunan pajak atau tax amnesty. Pasalnya, dalam beberapa waktu belakangan program amnesti pajak kendor lantaran isu politik yang terjadi di Ibu Kota.

Dia mengakui, beberapa waktu belakangan‎ disibukkan untuk meredam situasi politik yang memanas jelang Pilkada DKI Jakarta. Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini sampai bersafari ke markas besar aparat keamanan hingga melakukan pertemuan dengan para pimpinan partai untuk meredam tersebut.

"‎Kalau dua hingga tiga minggu lalu saya masih naik kuda karena dinamika politik yang memanas, sekarang harus balik lagi. Fokus, konsentrasi pada persoalan yang akan menjadi target kita semua," katanya dalam CEO Forum 2016 di JCC, Jakarta, Kamis (24/11/2016).
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
14 menit yang lalu
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
30 menit yang lalu
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
1 jam yang lalu
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
10 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
10 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
10 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved