Wall Street Berakhir Lebih Tinggi pada Akhir Pekan

Sabtu, 10 Desember 2016 - 09:22 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Lebih Tinggi pada Akhir Pekan
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih tinggi pada perdagangan kemarin waktu setempat, saat investor semakin optimistis terkait kebijakan yang bakal diusung oleh Presiden AS terbaru Donald Trump. Sementara euro terus melemah ketika Bank Sentral Eropa sehari sebelumnya memutuskan untuk memperpanjang stimulus ekonomi.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (10/12/2016) saham di Eropa juga memiliki pekan terbaik sejak Januari, terimbas keputusan Bank memperpanjang program pembelian aset tambahan selama sembilan bulan. Langkah ini melampaui akhir program yang dijadwalkan Maret 2017, namun kini pembelian aset bersih berlanjut dalam laju bulanan 60 miliar euri sampai dengan akhir Desember 2017, tiga bulan lebih lama dari perkiraan analis.

Indeks S & P 500 mencetak pekan tertinggi dan sempat meraih posisi tertinggi ditopang lonjakan beberapa sektor saham seperti teknologi. Tercatat indeks Dow Jones industrial average ditutup naik 142,04 poin atau 0,72% ke level 19.756,85 dan indeks S & P 500 mendapatkan tambahan 13,34 poin atau 0,59% menjadi 2.259,53. Sedangkan komposit Nasdaq menghijau ke level 5.444,50 dengan lompatan 27,14 poin atau 0,5%.

Di sisi lain euro jatuh kembali setelah kebijakan Bank Sentral terhadap USD, dengan diperdagangkan pada level 1.0552 atau menyusut 0,6%. Sementara harga minyak terlihat mencatatkan pertumbuhan optimisme bahwa produsen minyak dunia non-OPEC akan menyetujui terkait pembekuan produksi. Harga minyak AS meningkat 1,2% menjadi USD51,43 per barel diikuti kebangkitan harga minyak Brent sebesar 0,7 persen di level USD54,29 per barel.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
57 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
58 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved