Revisi UU Migas Dibebani Banyak Kepentingan

Sabtu, 10 Desember 2016 - 16:56 WIB
Revisi UU Migas Dibebani...
Revisi UU Migas Dibebani Banyak Kepentingan
A A A
JAKARTA - Revisi Undang-undang (UU) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Nomor 22 Tahun 2001 dinilai terlalu banyak kepentingan, sehingga membuat pembahasannya sangat alot dan belum juga menemui titik terang. Ketua Bidang Energi Seknas Jokowi Tumpak Sitorus menerangkan ada beberapa pihak yang punya kepentingan dalam revisi tersebut.

"Perdebatan yang terjadi selama proses revisi UU Migas menyangkut kepentingan jangka pendek masing-masing pihak," kata dia dalam Polemik Sindo Trijaya FM di Warung Daun, Sabtu (10/12/2016).

Kendati cukup pelik, dia berharap parlemen mendukung revisi beleid tersebut. Dia meyakini diselesaikannya revisi UU Migas akan menjadi angin segar bagi sektor migas di Indonesia. "Dengan dirampungkannya Revisi UU Migas yang baru, harapan kita bahwa sektor Migas kita semakin menggeliat," tukasnya.

Sementara itu, Pengamat Energi Komaidi menilai selama ini masalah kelembagaan menjadi penyebab lambatnya revisi beleid ini. "Masalah kelembagaan menjadi salah satu faktor yang membuat pembahasan revisi UU Migas terkesan lama," paparnya.

Di sisi lain Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadwalkan revisi UU Migas baru akan di bahas bersama pemerintah tahun depan. Seperti diketahui revisi UU sebagai bentuk upaya memperbaiki tata kelola migas ke arah yang lebih baik, tidak kunjung menemui titik terang.

“Kita memang lagi fokus di migas. Pembahasan revisi UU Migas bersama pemerintah targetnya tahun depan karena sekarang kita masih terikat siklus APBN dan sebentar lagi kita sudah masuk awal tahun,” ujar Ketua DPR Komisi VII Gus Irawan Pasaribu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Revisi UU Migas, BPH...
Revisi UU Migas, BPH Migas Optimistis Tidak Dibubarkan
Perkuat Peran SKK Migas...
Perkuat Peran SKK Migas Melalui Realisasi RUU Migas
Tarik Investor, Aspermigas...
Tarik Investor, Aspermigas Sebut Indonesia Butuh UU Migas Baru
Kementerian ESDM Minta...
Kementerian ESDM Minta Revisi UU Migas Dipercepat demi Kejar 1 Juta Barel
Penurunan Harga Gas...
Penurunan Harga Gas Berpotensi Langgar UU Migas
Ketidakpastian Investasi...
Ketidakpastian Investasi Migas dalam UU Cipta Kerja
Berita Terkini
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
19 menit yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
39 menit yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
1 jam yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
2 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
2 jam yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
2 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved