Ultah Ke-68, Darmin Masih Kecewa dengan Nasib Indonesia
Rabu, 21 Desember 2016 - 11:46 WIB
Ultah Ke-68, Darmin Masih Kecewa dengan Nasib Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku hingga saat ini masih meratapi nasib bangsa Indonesia. Bahkan di hari ulang tahunnya yang ke-68 tahun, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini masih menyimpan rasa kecewa dengan apa yang terjadi di bumi pertiwi ini.
(Baca: Menko Darmin Senang Diberi Kesempatan Berbuat Baik untuk Bangsa)
Bagi seseorang seusianya, tentu Darmin sudah banyak merasakan asam manis kehidupan. Dia pun mengalami masa-masa perjuangan Indonesia setelah meraih kemerdekaan dari para penjajah.
Namun nyatanya, kata Darmin, pencapaian Indonesia masih belum terlihat bahkan setelah 71 tahun merdeka. Tak ayal, dia pun menganggap nasib Indonesia sangat menyedihkan.
"Bahwa kita sebagai bangsa masih begini-begini saja itu cukup menyedihkan," katanya usai merayakan hari ulang tahunnya yang ke-68 di Gedung Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (21/12/2016).
Sebagai bangsa yang besar, lanjut mantan Dirjen Pajak ini, tak patut rasanya Indonesia mengalami nasib seperti saat ini. Indonesia terlalu banyak diberikan rahmat dan keberkahan yang begitu banyak oleh Tuhan.
"Tidak patut mestinya kita seperti ini. Kita begitu banyak diberikan Tuhan. Karena itu saya kecewa," ungkap dia. (Baca: Ultah Ke-68, Menko Darmin Dapat Kejutan dari Anak dan Cucu)
Sebagai bagian dari bangsa ini, dia turut berperan memperbaiki nasib Indonesia menjadi salah satu keinginannya yang belum tercapai hingga kini. Khususnya, di hari ulang tahunnya yang ke-68.
"Kalau keinginan yang tidak tercapai banyak. Kalau keinginan pribadi enggak. Saya tidak terlalu banyak menargetkan masalah pribadi. Kalau pencapaian kita sebagai bangsa saya kecewa," tutur Damin.
(Baca: Menko Darmin Senang Diberi Kesempatan Berbuat Baik untuk Bangsa)
Bagi seseorang seusianya, tentu Darmin sudah banyak merasakan asam manis kehidupan. Dia pun mengalami masa-masa perjuangan Indonesia setelah meraih kemerdekaan dari para penjajah.
Namun nyatanya, kata Darmin, pencapaian Indonesia masih belum terlihat bahkan setelah 71 tahun merdeka. Tak ayal, dia pun menganggap nasib Indonesia sangat menyedihkan.
"Bahwa kita sebagai bangsa masih begini-begini saja itu cukup menyedihkan," katanya usai merayakan hari ulang tahunnya yang ke-68 di Gedung Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (21/12/2016).
Sebagai bangsa yang besar, lanjut mantan Dirjen Pajak ini, tak patut rasanya Indonesia mengalami nasib seperti saat ini. Indonesia terlalu banyak diberikan rahmat dan keberkahan yang begitu banyak oleh Tuhan.
"Tidak patut mestinya kita seperti ini. Kita begitu banyak diberikan Tuhan. Karena itu saya kecewa," ungkap dia. (Baca: Ultah Ke-68, Menko Darmin Dapat Kejutan dari Anak dan Cucu)
Sebagai bagian dari bangsa ini, dia turut berperan memperbaiki nasib Indonesia menjadi salah satu keinginannya yang belum tercapai hingga kini. Khususnya, di hari ulang tahunnya yang ke-68.
"Kalau keinginan yang tidak tercapai banyak. Kalau keinginan pribadi enggak. Saya tidak terlalu banyak menargetkan masalah pribadi. Kalau pencapaian kita sebagai bangsa saya kecewa," tutur Damin.
(izz)
Lihat Juga :