Wall Street Melompat Naik Didukung Optimistis Kebijakan Trump
Sabtu, 24 Desember 2016 - 08:10 WIB
Wall Street Melompat Naik Didukung Optimistis Kebijakan Trump
A
A
A
NEW YORK - Wall Street mengakhiri pekan ini dengan catatan positif pada perdagangan kemarin waktu setempat, ketika investor masih yakin terhadap kebaijakan Presiden Donald Trump untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi AS. Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat mengalami peningkatan cukup pesar untuk menghadil keuntungan dalam sepekan.
Dilansir Reuters, Sabtu (24/12/2016) setelah rally sejak tanggal 8 November ketika Pemilu, Dow Jones mendapatkan tambahan sekitar 14% dan S & P 500 lebih tinggi hingga 11%. Kondisi ini diyakini mendapatkan dukungan dari rencana deregulasi aturan oleh Trump serta peningkatan dana infrastruktur. Catatan positif ini menurut pengamat akan sangat tergantung seberapa cepat dan berhasilnya Trump untuk mewujudkan janjinya.
Apalagi dia akan bertemu, dengan perlawanan dari kongres AS yang enggan untuk memperluas defisit anggaran, seperti yang dipercaya kebanyakan investor. "Akan sulit untuk mendapatkan dana lebih dari 20.000 mark. Kita bisa melakukannya, tapi itu berarti mengajak katalis untuk memindahkan investor," ujar Direktur Phoenix Investment Jeff Kravetz.
Pasar saham AS pada awal pekan mendatang akan tutup karena libur Natal. Setelah sempat merugi, indeks Dow Jone (DJI) 0,07 persen lebih tinggi pada level 19.933,81 dan indeks S & P 500 memperoleh tambahan 0,13% menjadi 2.263,79. Sedangkan komposit Nasdaq meningkat 0.28% ke level 5.462,69.
Selama sepekan, Dow naik 0,5%, S & P 500 bertambah 0,2% dan Nasdaq naik 0,5%. Indeks kesehatan SPXHC naik 0,78% pada akhir pekan, didorong oleh 2,6% keuntungan dalam saham Allergan (AGN. N). Indeks discretionary S & P 500 konsumen. SPLRCD tergelincir 0,24%, saat saham Amazon.com (AMZN.O) mendatar 0,75%.
Dengan banyaknya investor yang sedang liburan akhir tahun, volume menjadi sangat rendah. Sekitar 4,0 miliar saham berpindah tangah pada perdagangan saham AS kemarin waktu setempat atau jauh, dibandingkan dengan rata-rata harian 7,4 miliar dalam 20 sesi.
Dilansir Reuters, Sabtu (24/12/2016) setelah rally sejak tanggal 8 November ketika Pemilu, Dow Jones mendapatkan tambahan sekitar 14% dan S & P 500 lebih tinggi hingga 11%. Kondisi ini diyakini mendapatkan dukungan dari rencana deregulasi aturan oleh Trump serta peningkatan dana infrastruktur. Catatan positif ini menurut pengamat akan sangat tergantung seberapa cepat dan berhasilnya Trump untuk mewujudkan janjinya.
Apalagi dia akan bertemu, dengan perlawanan dari kongres AS yang enggan untuk memperluas defisit anggaran, seperti yang dipercaya kebanyakan investor. "Akan sulit untuk mendapatkan dana lebih dari 20.000 mark. Kita bisa melakukannya, tapi itu berarti mengajak katalis untuk memindahkan investor," ujar Direktur Phoenix Investment Jeff Kravetz.
Pasar saham AS pada awal pekan mendatang akan tutup karena libur Natal. Setelah sempat merugi, indeks Dow Jone (DJI) 0,07 persen lebih tinggi pada level 19.933,81 dan indeks S & P 500 memperoleh tambahan 0,13% menjadi 2.263,79. Sedangkan komposit Nasdaq meningkat 0.28% ke level 5.462,69.
Selama sepekan, Dow naik 0,5%, S & P 500 bertambah 0,2% dan Nasdaq naik 0,5%. Indeks kesehatan SPXHC naik 0,78% pada akhir pekan, didorong oleh 2,6% keuntungan dalam saham Allergan (AGN. N). Indeks discretionary S & P 500 konsumen. SPLRCD tergelincir 0,24%, saat saham Amazon.com (AMZN.O) mendatar 0,75%.
Dengan banyaknya investor yang sedang liburan akhir tahun, volume menjadi sangat rendah. Sekitar 4,0 miliar saham berpindah tangah pada perdagangan saham AS kemarin waktu setempat atau jauh, dibandingkan dengan rata-rata harian 7,4 miliar dalam 20 sesi.
(akr)
Lihat Juga :