PNS Bantul Deklarasi Gunakan LPG Non Subsidi

Kamis, 29 Desember 2016 - 22:37 WIB
PNS Bantul Deklarasi...
PNS Bantul Deklarasi Gunakan LPG Non Subsidi
A A A
BANTUL - Distribusi LPG 3 kilogram (kg) yang ditujukan untuk membantu keluarga miskin dan usaha mikro dinilai belum optimal. Pasalnya, banyak kelompok usaha menengah atas dan keluarga ekonomi menengah yang banyak menggunakan LPG bersubsidi ini.

Agar penggunaan LPG 3 kg menjadi tepat sasaran, pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, mendeklarasikan penggunaan LPG non subsidi pada Kamis (29/12/2016).

Marketing Branch Manager Pertamina Daerah Istimewa Yogyakarta dan Surakarta Dody Prasetya mengatakan, gerakan deklarasi penggunaaan LPG non subsidi yang dilakukan PNS di Kabupaten Bantul, merupakan kali pertama di Yogyakarta.

Deklarasi oleh PNS ini, diharapkan menjadi gerakan perubahan supaya mendorong masyarakat kalangan menengah ke atas menggunakan LPG non subsidi. "Sehingga kelak bila ada kuota LPG bersubsidi, benar-benar akan digunakan oleh masyarakat yang berhak mendapatkan," ujarnya, Kamis (29/12).

Melalui deklarasi ini, semua PNS yang bekerja di Kabupaten Bantul termasuk masyarakat kalangan menengah ke atas, diimbau mulai menggunakan LPG non subsidi yakni bright gas 5,5 kg. Untuk memfasilitasi masyarakat yang akan beralih ke LPG non subsidi, pangkalan-pangkalan yang menjual LPG 3 kg juga harus menjual LPG non subsidi, khususnya bright gas 5,5 kg. "Kami juga menyesuaikan distribusi bright gas 5,5 kg ini dengan penyerapan di pasar," terangnya.

Sejak diluncurkan pada Maret 2016 lalu, setidaknya sudah 22.500 tabung bright gas 5.5 Kg tersebar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Khusus di Kabupaten Bantul, penyebaran bright gas 5,5 kg sudah mencapai kisaran 3.000 tabung setiap bulannya. “Dari observasi di pasar, kami targetkan distribusi bright gas di Bantul bisa mencapai 10.000 tabung pada 2017," tandasnya.

Dalam deklarasi yang digelar di halaman Kantor Dinas Perindustrian perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Bantul, Pertamina secara simbolis memberi bantuan LPG bright gas 5.5 Kg sebanyak 80 tabung untuk Satuan kerja perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab. Selain itu, dilakukan kegiatan penukaran dua tabung LPG 3 kg kosong untuk mendapatkan satu tabung bright gas 5,5 kg.

Kepala Disperindagkop Bantul Sulistyanto menyampaikan, subsidi LPG 3 kg dari APBN tiap tahun akan dikurangi. Kuota LPG 3 kg di Kabupaten Bantul saat ini setiap harinya mencapai 22.800 tabung. Sedang jumlah Kepala Keluarga (KK) miskin di Kabupaten Bantul sebanyak 32.000 KK dengan jumlah UMKM sebanyak 30.000. “Kebutuhan LPG 3 kg ini kadang di luar peruntukan, makanya kerap terjadi kelangkaan. Dengan deklarasi ini, diharapkan semua aparatur negara tidak menggunakan gas subsidi,” imbaunya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNS Bisa Dapat Uang...
PNS Bisa Dapat Uang Pensiun Rp1 Miliar, Ini Skemanya!
10 Provinsi di Indonesia...
10 Provinsi di Indonesia dengan Jumlah PNS Terbanyak
Kendala e-Materai, Pendaftaran...
Kendala e-Materai, Pendaftaran Seleksi CPNS 2024 Diperpanjang
PT HTGJ Ogah Dituding...
PT HTGJ Ogah Dituding Distribusikan Elpiji Oplosan, Dukung Investigasi Pertamina
TASPEN Group Terus Tingkatkan...
TASPEN Group Terus Tingkatkan Kesejahteraan Hidup ASN di Indonesia
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
20 menit yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
21 menit yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
40 menit yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
1 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
2 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
11 jam yang lalu
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved