Bos BEI Minta Menkeu Desak 52 Perusahaan Asing Kakap IPO di RI

Kamis, 05 Januari 2017 - 12:22 WIB
Bos BEI Minta Menkeu...
Bos BEI Minta Menkeu Desak 52 Perusahaan Asing Kakap IPO di RI
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengungkapkan, ada 52 perusahaan asing kelas kakap yang mengambil untung di Indonesia, salah satunya PT Freeport Indonesia (PTFI).

Tito mengatakan, puluhan perusahaan itu hanya terkonsentrasi untuk mengeruk kekayaan dari Indonesia tanpa berusaha membagi keuntungan ke investor melalui pasar saham.

(Baca: Bos BEI Minta Presdir Freeport Agar Segera IPO)

"Ada 52 perusahaan kasih ke Bu Ani (Menkeu Sri Mulyani), tolong Bu listed di sini, salah satunya ya (Freeport). Saya kasih daftarnya ke Bu Sri Mulyani," ujarnya di Jakarta, Kamis (5/1/2017).

Saat bertemu Sri Mulyani, Tito juga melaporkan kondisi pasar modal Indonesia saat ini. Di mana, harus didorong privatisasi dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) supaya tidak bergantung dengan Penyertaan Modal Negara (PMN).

"Ya laporan hal sama mengenai pasar modal, saya laporkan posisinya dan privatisasi dengan SMI (Sri Mulyani), salah satunya privatisasi daripada minta PMN. Laporan saya apa adanya, data kita bagus harus ada produk dan development," kata dia.

Tito juga minta tolong ke Sri Mulyani agar pemerintah dapat menyuruh dengan tegas ke 52 perusahaan asing itu untuk listing di pasar modal Tanah Air. Karena, jika semuanya melakukan itu akan diperoleh dana besar hingga Rp400 triliun.

"Saya minta tolong tidak elok pendapatan, aset lo di sini listed di luar negeri, dana pensiun harus nikmati ini. Saya minta tolong pemerintah paksa mereka listed, size-nya total-total Rp300 triliun sampai Rp400 triliun, 52 itu gede-gede, mereka listed ada di Singapura, Malaysia, Sidney, dan New York," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
6 Perusahaan Masuk Bursa...
6 Perusahaan Masuk Bursa Pekan Ini, Ada SMIL hingga JATI
5 Perusahaan Antre IPO...
5 Perusahaan Antre IPO Tahun Ini, Cek Daftarnya
7 Perusahaan Antre IPO,...
7 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Beraset Jumbo
Sebanyak 29 Perusahaan...
Sebanyak 29 Perusahaan Siap IPO, Mayoritas Kelas Menengah
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
4 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
37 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved