USD Mendatar terhadap Yen, Rupiah Dibuka Malah Tepar

Rabu, 11 Januari 2017 - 10:17 WIB
USD Mendatar terhadap...
USD Mendatar terhadap Yen, Rupiah Dibuka Malah Tepar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka melemah setelah pada penutupan kemarin sempat menguat tajam. Pelemahan rupiah hari ini di tengah mendatarnya USD terhadap beberapa mata uang dunia dan bersiap untuk kembali balik menguat.

Data Bloomberg pagi ini rupiah dibuka di level Rp13.328/USD atau memburuk dari penutupan kemarin di level Rp13.308/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB bergerak ke level Rp13.318/USD dengan kisaran pada level Rp13.310-Rp13.341/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.327/USD. Posisi ini melemah dibanding posisi kemarin di level Rp13.320/USD.

Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada perdagangan pagi ini berada di level Rp13.308/USD atau masih tidak lebih baik dari penutupan kemarin yahg berada di posisi Rp13.264/USD dengan kisaran Rp13.284-Rp13.330/USD dan pada pukul 10.11 WIB bergerak ke level Rp13.284/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berada di level Rp13.378/USD atau memburuk dibanding penutupan kemarin di level Rp13.277/USD.

Seperti dikutip dari Reuters hari ini USD mendatar pad aRabu pagi ini menunjukkan sedikit kecenderungan untuk bergerak melwan beberapa mata uang lainnya seperti euro dan yen sebelum konferensi pertama Presiden AS terpilih Donald Trump.

Euro terhadap USD tercatat mendatar di level 1,0552 setelah sebelumnya sempat menguat tertinggi dalam 10 hari terakhir. Selain itu, USD tercatat stabil terhadap yen di level 115,765.

Greenback telah melemah selama dua hari terhadap yen karena investor bersiap untuk mendengarkan hasil konferensi pers Donald Trump untuk pertama kalinya sejak menang pemilu pada November.

"Dolar diatur untuk melanjutkan kenaikan jika Trump memberikan spesifik dari langkah-langkah stimulus, khususnya yang terkait dengan pemotongan pajak," kata Junichi Ishikawa, analis FX senior di IG Securities di Tokyo.

"Di sisi lain, pasar juga fokus pada faktor-faktor risiko potensial, seperti Trump mengambil sikap keras terhadap China. Itu bisa mendorong USD jatuh terhadap yen," imbuhnya

Indeks USD sedikit berubah pada level 102,04, setelah pekan lalu telah mencapai level 103,82, tertinggi sejak Desember 2002, sebelum kembali mundur ke level 101,300.

Sementara, poundsterling terhdap USD juga tercatat 1,2174 setelah menarik diri semalam dari level terendahnya dalan dua bulan di level 1,2107. Dolar Australia turun 0,1% terhadap USD ke posisi 0,7361.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
38 menit yang lalu
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
10 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
10 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
10 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
10 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
11 jam yang lalu
Infografis
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved