Sri Mulyani Jelaskan Penyebab Ekonomi Dunia 2017 Masih Lemah

Rabu, 18 Januari 2017 - 14:04 WIB
Sri Mulyani Jelaskan...
Sri Mulyani Jelaskan Penyebab Ekonomi Dunia 2017 Masih Lemah
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan penyebab perekonomian dunia 2017 masih lemah, salah satunya harga komoditas belum pulih. Sehingga, angka pertumbuhan ekonomi global terus direvisi.

(Baca: Sri Mulyani Pantau Kebijakan Ekonomi AS Usai Trump Dilantik)

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini menuturkan, pengaruh lainnya datang dari negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia yakni China. Ekonomi Negeri Tirai Bambu dinilai masih dalam proses konsolidasi.

"Faktor yang pengaruhi lemahnya ekonomi dunia dari sisi permintaan, ekonomi negara besar masih proses konsolidasi yang sebabkan harga komoditas belum pulih karena permintaan lemah. Kita masih lihat China sebagai ekonomi terbesar kedua masih proses rebalancing, proses pertumbuhan ekonomi China akan terus menerus diperhatikan dunia karena pengaruhi banyak dari sisi permintaan," ujarnya di DPR, Jakarta, Rabu (18/1/2017).

Selain itu, lanjut dia, ada sedikit gangguan dari Inggris yang keluar dari Uni Eropa atau lebih dikenal dengan Brexit. Masih belum jelas apakah mereka akan melakukannya secara drastis atau bertahap.

"Kita lihat Brexit, keputusan apakah dilakukan segera, drastis atau gradual. Ini akan ada pengaruhnya ke perekonomian tak hanya Inggris, Eropa tapi seluruh dunia," kata Sri.

Menkeu menjelaskan, pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun ini hanya akan berada di level 3,4%. Perkiraan ini sudah direvisi dari sebelumnya sebesar 3,7%.

"Kalau kita lihat pertumbuhan secara umum, pertumbuhan ekonomi dunia, kita lihat perekonomian masih alami tekanan yang sebabkan kinerja pertumbuhan ekonomi dunia 2016 dikoreksi jadi 3,1% dari semula 3,8%. Pada 2017 juga sudah revisi ke bawah 3,7% jadi 3,4%," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Wanti-wanti...
Sri Mulyani Wanti-wanti Kinerja Impresif Ekonomi RI Dihantui Pelemahan Global
Geber Vaksinasi, Sri...
Geber Vaksinasi, Sri Mulyani Pede Ekonomi Meroket 5,3%
Hitung-hitungan Sri...
Hitung-hitungan Sri Mulyani: Ekonomi RI 2020 Minus 1,7%
Sri Mulyani: Ekonomi...
Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia Terus Menunjukkan Resiliensi
Waspada! Sri Mulyani...
Waspada! Sri Mulyani Ungkap Berbagai Ancaman Ekonomi Dunia
Sri Mulyani Akui Permasalahan...
Sri Mulyani Akui Permasalahan Ekonomi Saat Ini Cukup Ruwet
Berita Terkini
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
8 menit yang lalu
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
25 menit yang lalu
Modernland Realty Hadirkan...
Modernland Realty Hadirkan Neo Pasadena, Hunian Eksklusif Mulai Rp1,2 Miliar
27 menit yang lalu
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
41 menit yang lalu
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
1 jam yang lalu
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved