Ekonomi AS 2016 Tumbuh 1,6%, Terlemah Sejak 2011

Sabtu, 28 Januari 2017 - 05:24 WIB
Ekonomi AS 2016 Tumbuh...
Ekonomi AS 2016 Tumbuh 1,6%, Terlemah Sejak 2011
A A A
NEW JERSEY - Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengumumkan data pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal IV 2016, tumbuh melambat dari yang diharapkan. Pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2016 hanya mencapai 1,9%.

Melansir dari CNBC, Jumat (27/1/2017), secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi AS pada 2016 alias di masa terakhir pemerintahan Barack Obama, hanya mampu tumbuh 1,6%, merupakan laju pertumbuhan terlemah sejak 2011. Hal ini menurun dibandingkan pertumbuhan tahun 2015 sebesar 2,5%.

Buruknya kinerja Obama juga terlihat dari ekspor AS pada kuartal IV 2016, dimana hanya mencapai 4,3%, merupakan yang terburuk sejak 2015.

Meski mengalami pertumbuhan ekonomi yang buruk, namun pada 2017, ekonomi Amerika dinilai memiliki prospek yang cerah. Kebijakan Presiden Donald Trump untuk meningkatkan belanja infrastruktur, memotong pajak perusahaan, dan melakukan deregulasi di sejumlah sektor, akan meningkatkan pasar tenaga kerja, penyediaan lapangan kerja, dan meningkatkan belanja konsumen.

Konsumen, pebisnis, dan investor kini sedang menanti implementasi dari janji ekonomi Trump. Kepercayaan konsumen dan bisnis pun telah melonjak. Sementara pasar saham AS telah reli ke rekor tertinggi. Sebuah ekonomi yang lebih kuat disinyalir membuat bank sentral AS, Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali pada tahun ini.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
3 menit yang lalu
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
21 menit yang lalu
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
25 menit yang lalu
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
51 menit yang lalu
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
1 jam yang lalu
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved