Rencana Reformasi Pajak Trump Kuatkan Dolar, Tekan Rupiah

Senin, 13 Februari 2017 - 17:14 WIB
Rencana Reformasi Pajak...
Rencana Reformasi Pajak Trump Kuatkan Dolar, Tekan Rupiah
A A A
JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Senin (13/2/2017) berakhir melemah. Mata uang Garuda di indeks Bloomberg ditutup turun 12 poin atau 0,09% ke level Rp13.324 per USD.

Pada sesi I perdagangan tadi, rupiah di pasar spot sempat beranjak ke level Rp13.323 per USD. Melemahnya rupiah terpantau sejak pagi, dimana dibuka jatuh 23 poin atau 0,17% ke Rp13.335 per USD. Sepanjang hari ini, rupiah berada di level Rp13.311-Rp13.339 per USD.

Data Yahoo Finance, Senin ini, mata uang NKRI juga melemah 14 poin atau 0,10% ke level Rp13.301 per USD. Dimana pada jeda siang, rupiah sempat ke level Rp13.300 per USD. Memerahnya rupiah terlihat sejak awal perdagangan, dengan terperosok 37 poin ke level Rp13.315/USD. Hari ini rupiah bergerak di level Rp13.286-Rp13.330 per USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah ditutup ke level Rp13.330 per USD. Sebelumnya rupiah dibuka terkapar di level Rp13.375 per USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada Senin (13/2) berada di level Rp13.330 atau terdepresiasi 12 poin dari level Rp13.318/USD pada Jumat lalu.

Menguatnya indeks USD membuat rupiah melemah, imbas dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang akan melakukan reformasi pajak. Ditambah dengan sinyal dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen bahwa bank sentral AS akan condong pada kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Mengutip dari Reuters, Senin (13/2/2017), investor berharap sinyal tersebut akan perdagangan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sehingga greenback mengambil keuntungan.

Sebagaimana dikutip dari CNBC, hari ini, indeks USD yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang naik ke level 100,79 pada pukul 3 PM HK/SIN.

Alhasil dolar naik 0,4% pada ¥113,63 di perdagangan Asia, namun dolar sedikit lebih rendah terhadap euro pada USD1,0654 EUR dan lebih rendah terhadap poundsterling menjadi USD1,2525 GBP.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Hari Ini, Rupiah Diprediksi...
Hari Ini, Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Rupiah Melemah 60 Poin...
Rupiah Melemah 60 Poin ke Rp15.455 per USD
Berita Terkini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
26 menit yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
49 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
2 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
2 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved