Korsel Berupaya Memotong Surplus Perdagangan dengan AS

Rabu, 15 Februari 2017 - 16:36 WIB
Korsel Berupaya Memotong...
Korsel Berupaya Memotong Surplus Perdagangan dengan AS
A A A
SEOUL - Ekspor Korea Selatan (Korsel) melonjak 72,8% dalam 10 hari pertama bulan ini. Hal ini sesuai dengan data bea cukai terbaru setempat dan melanjutkan tren kenaikan sejak November.

Seperti dikutip dari Korea Herald, Rabu (15/2/2017), ekspor pada bulan lalu ekspor negara tersebut tumbuh 11,2% dari Desember yang tumbuh 6,4% dan November sebesar 2,5%.

Hal tersebut menjadi kabar baik bagi para pejabat perdagangan setempat yang telah berusaha untuk meningkatkan ekspor demi mengimbangi dampak negatif dari permintaan domestik yang lemah pada pertumbuhan ekonomi negara itu.

Mereka berupakan meningkatkan ekspor untuk mengurangi surplus perdagangan dengan AS dan mengelola surplus transaksi berjalan pada tingkat yang sesuai untuk menghindari terkena tindakan proteksionis di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Menurut Departemen Perdagangan AS, ekonomi terbesar dunia mengalami defisit perdagangan sebesar USD502.300.000.000 pada 2016, tertinggi dalam empat tahun. Surplus perdagangan Korea dengan AS sebesar USD23.200.000.000 pada tahun lalu, terhitung lebih dari seperempat surplus secara keseluruhan.

Negara ini melihat surplus perdagangan dengan AS naik di atas USD20 miliar untuk empat tahun berturut-turut sejak 2013. Ekspor Korea ke AS turun 1,8% dari tahun sebelumnya pada Januari.

Penurunan ini berasal dari faktor sementara, seperti penghentian produksi smartphone Samsung yang rawan terbakar, bukan perubahan yang signifikan dalam kondisi perdagangan bilateral.

Para ahli di sini mengatakan bahwa Korea perlu melakukan upaya pre-emptive untuk mencegah ketidakseimbangan perdagangan, mendorong pemerintahan Trump sebagai manipulator mata uang dan mendorong untuk negosiasi ulang perjanjian perdagangan bebas bilateral yang berlaku mulai 2012.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipicu Lonjakan Ekspor,...
Dipicu Lonjakan Ekspor, Korsel Pulih dari Resesi Ekonomi
Resesi Korsel Justru...
Resesi Korsel Justru Untungkan Indonesia, Kok Bisa?
Mendunia, tapi Drakor...
Mendunia, tapi Drakor dan Kpop Tak Mampu Selamatkan Ekonomi Korsel
Kim Jong-un Puji Ekonomi...
Kim Jong-un Puji Ekonomi Korut Meski Kondisi Keuangan Tak Pasti
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Promo Wisata Korea
Promo Wisata Korea
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
21 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
38 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved