Hampir Kuasai Seluruh Pasar, OJK Awasi Konglomerasi Keuangan

Kamis, 16 Februari 2017 - 15:13 WIB
Hampir Kuasai Seluruh...
Hampir Kuasai Seluruh Pasar, OJK Awasi Konglomerasi Keuangan
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, penyempurnaan kerangka pengaturan dan pengawasan terhadap konglomerasi keuangan menjadi penting demi ketangguhan dan daya tahan sektor jasa keuangan yang dapat dipengaruhi kondisi konglomerasi keuangan.

(Baca: Aset Industri Keuangan Nonbank Capai Rp1.845 Triliun )

Saat ini, konglomerasi menguasai tiga perempat pangsa pasar keuangan di Indonesia. Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Firdaus Djaelani mengatakan, secara khusus, pihaknya punya beberapa rencana tahun ini dalam rangka penguatan OJK.

"Pertama, kami akan melakukan pengawasan yang lebih ketat mengenai pemenuhan investasi minimal pada Surat Berharga Negara (SBN) dan atau BUMN yang menjalankan proyek pembangunan infrastruktur," ujarnya di Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Kedua, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan maka perlu pula disiapkan ketentuan yang mendorong agar industri di IKNB dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan. Ketiga, OJK akan meningkatkan kapasitas industri LJKK dan BPJS.

"Secara lebih detail dan teknis terhadap program kerja strategis 2017 terhadap industri LJKK dan BPJS, akan disampaikan oleh Deputi Komisioner kami," kata dia.

Menurutnya, tahun ini adalah tahun terakhir dari periode Dewan Komisioner OJK saat ini. Tetapi Firdaus percaya, kelangsungan berbagai kebijakan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan peningkatan peran sektor jasa keuangan akan terus dijaga seluruh jajaran OJK bersama pemangku kepentingan lainnya.

"Semoga kita bisa bersama-sama mengisi tahun ini dengan capaian yang jauh lebih baik dari tahun lalu, dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cara OJK Jaga Industri...
Cara OJK Jaga Industri Keuangan Non Bank Tetap Aman Selama Pandemi
OJK Beberkan Strategi...
OJK Beberkan Strategi Pengawasan Industri Keuangan Non Bank di 2023
Aset Capai Rp2.533,10...
Aset Capai Rp2.533,10 Triliun per Oktober, IKNB Jangan Jadul
Stimulus Covid-19 untuk...
Stimulus Covid-19 untuk Industri Keuangan Non Bank Lanjut hingga 17 April 2023
Satu Dasawarsa OJK,...
Satu Dasawarsa OJK, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga dan Bertumbuh Positif
Mahendra Siregar Resmi...
Mahendra Siregar Resmi Jadi Bos OJK, Ekonom: Karakter Ketegasan yang Dibutuhkan
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
6 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
6 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
6 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
8 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
8 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved