Rupiah Diprediksi Tembus Rp14.000/USD, Sektor Tambang Diuntungkan

Selasa, 21 Februari 2017 - 19:02 WIB
Rupiah Diprediksi Tembus...
Rupiah Diprediksi Tembus Rp14.000/USD, Sektor Tambang Diuntungkan
A A A
JAKARTA - Head Investment Advisor Wealth Management Standard Chartered Bank Heng Yang memperkirakan nilai tukar rupiah akan melemah hingga Rp14.000 per dolar Amerika Serikat (USD). Pelemahan itu diprediksi terjadi pada kuartal IV Tahun 2017.

Heng mengatakan, pergerakan rupiah tersebut lebih karena pengaruh faktor global yakni menguatnya USD. Sementara, dari kondisi internal terbilang masih baik.

"Rupiah Rp14.000 per USD itu terjadi karena USD menguat secara global bukan fundamental. Kalau bicara eksportir, USD naik, enggak rugikan emiten USD earner yang positif, pendapatan tinggi dari USD dan pengeluaran rupiah," ujarnya di Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Menurutnya, sektor pertambangan akan mengambil untung dari menguatnya USD. Sebab, harga komoditas sudah mulai merangkak naik dan bisa mendapat keuntungan dari ekspor.

"Sektor mining tetap baik, harga komoditas naik meski ada risiko sektor suplai terganggu. Tapi kalau USD menguat, cost dia di Indonesia dalam bentuk rupiah dan menjual dengan USD," katanya.

Penguatan USD ini, dia menyampaikan, lebih karena peluang The Fed untuk menaikkan suku bunga sebanyak dua kali tahun ini. Namun, perjalanannya masih akan panjang hingga akhir tahun.

"Itu di kuartal IV 2017 kalau Fed rate naik banyak, perjalanan nanti kebijakan Amerika seperti apa. Kalau Fed rate naik dua kali, rupiah stabil di Rp14.000/USD," tutur Heng.

Dia menambahkan, kenaikan Fed rate ini kemungkinan akan dimulai pada bulan depan atau pertengahan tahun. Gubernur The Fed Jannet Yellen masih dinilai masih butuh banyak pertimbangan untuk mengambil langkah itu.

"Satu sampai dua kali naik, awalnya Maret atau Juni lalu berikutnya akhir tahun. Yellen butuh waktu cerna kebijakan Donald Trump karena untuk mengeluarkan kebijakan enggak semudah saat kampanye. Enggak bisa seperti itu untuk naikkan suku bunga," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
40 menit yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
48 menit yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
1 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
3 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
3 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
3 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi C-130J-30,...
Spesifikasi C-130J-30, Raksasa Langit TNI AU yang Tembus Langit Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved