60% Produksi Tatalogam Lestari Terserap untuk Program Sejuta Rumah

Kamis, 23 Februari 2017 - 18:01 WIB
60% Produksi Tatalogam...
60% Produksi Tatalogam Lestari Terserap untuk Program Sejuta Rumah
A A A
JAKARTA - PT Tatalogam Lestari, produsen baja ringan dan genteng metal terbesar di Indonesia, mendukung percepatan Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Vice President Director PT Tatalogam Lestari, Stephanus Koeswandi mengatakan 60% dari total produksi mereka diserap untuk memenuhi kebutuhan bangunan rumah bagi perumahan rakyat, sesuai dengan Program Sejuta Rumah.

“Jenis produk ini memang sesuai dengan daya beli mayoritas masyarakat Indonesia karena harganya ekonomis, namun tetap mempertahankan kualitas produk yang prima,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada SINDOnews, Kamis (23/2/2017).

Seiring itu, untuk memenuhi permintaan pasar genteng metal yang kian berkembang di Indonesia, Tatalogam terus menambah kapasitas produksinya. Selama tahun 2016, produksi Tatalogam mencapai 55 juta lembar genteng metal dan 30 juta batang Taso, yang digunakan untuk 550.000 bangunan, diantaranya rumah tinggal, perumahan rakyat, sekolah, bangunan pemerintahan, puskesmas dan tempat ibadah.

Mengingat begitu pentingnya upaya penyediaan rumah rakyat berkualitas dan terjangkau, Tatalogam Lestari berikhtiar mengembangkan produknya demi memenuhi kebutuhan tersebut. “Hal ini tentu juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, terutama pemerintah demi mensukseskan program pembangunan rumah untuk rakyat Indonesia. Dan ini sesuai dengan visi kami, menyediakan solusi rumah berbasis metal untuk rakyat Indonesia,” terang Stephanus.

Komitmen PT Tatalogam Lestari pada Program Sejuta Rumah dan menjaga kualitas produk, membuat mereka diganjar penghargaan Top Brand 2017. Penghargaan untuk keenam kalinya. PT Tatalogam Lestari memenangkan penghargaan untuk tiga produknya. Dua produk untuk kategori genteng metal, yaitu Multi Roof dan Sakura Roof, serta satu produk untuk kategori rangka atap baja ringan bermerek Taso.

Penghargaan Top Brand Award 2017 yang diadakan di Hotel Mulia pada Kamis (23/2/2017) oleh Frontiers Consulting Group ini merupakan apresiasi terhadap merek-merek yang tergolong merek teratas yang merupakan pilihan utama pelanggan dan pasar. Pemenang Top Brand ditentukan melalui riset yang dilakukan dengan survei yang melibatkan sekitar 15.000 merek dari berbagai kategori produk di Indonesia.

Penghargaan keenam kalinya membuat Stephanus semringah. “Kami berterima kasih kepada pelanggan setia Tatalogam Lestari di Indonesia dan penghargaan ini memacu kami untuk selalu berinovasi dalam menyediakan produk yang terbaik”.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baja Nasional, Mutu...
Baja Nasional, Mutu Global: Krakatau Steel Bidik Kepercayaan Pasar
Raker Penyelamatan Industri...
Raker Penyelamatan Industri Baja Nasional Ditunda
Perlu Strategi Perkuat...
Perlu Strategi Perkuat Industri Baja Nasional Disaat Pandemi COVID-19
Sikap Tegas Pemerintah...
Sikap Tegas Pemerintah Ditunggu Soal Banjir Baja Impor
Tanpa Perlindungan Pemerintah,...
Tanpa Perlindungan Pemerintah, 100 Ribu Tenaga Kerja Industri Baja Terancam PHK
Kondisi Industri Baja...
Kondisi Industri Baja Nasional: Banjir Produk Luar atau Ketergantungan Impor?
Berita Terkini
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
15 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved