Sambangi Kantor Sri Mulyani, Luhut Ngaku Tak Bahas Freeport
Jum'at, 24 Februari 2017 - 12:57 WIB
Sambangi Kantor Sri Mulyani, Luhut Ngaku Tak Bahas Freeport
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan hari ini menyambangi kantor Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Kantor Kementerian Keuangan.
(Baca: Digugat, Luhut Pede BUMN Siap Ambil Alih Freeport )
Pertemuan Luhut dan Sri Mulyani tersebut dipastikan tidak membahas mengenai kisruh yang terjadi terhadap kontrak PT Freeport Indonesia. Luhut mengaku pertemuan tersebut membahas persiapan penyelenggaraan pertemuan tahunan (annual meeting) International Monetary Fund (IMF) dan World Bank yang akan diselenggarakan tahun depan.
"Masalah persiapan untuk World Bank, IMF annual meeting di Bali," katanya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/2/2017).
Seperti diketahui, Indonesia akan menjadi tuan rumah pada pertemuan tahunan International Monetary Fund-World Bank 2018. Persiapan pertemuan ini pun dibahas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas.
Pertemuan tersebut akan menjadi momentum untuk menunjukkan pada dunia tentang kondisi perekonomian dunia dan perekonomian Indonesia yang bisa tumbuh dengan baik. Khususnya ekonomi Indonesia yang mampu tumbuh 5,02% di tengah melambatnya perekonomian dunia.
(Baca: Digugat, Luhut Pede BUMN Siap Ambil Alih Freeport )
Pertemuan Luhut dan Sri Mulyani tersebut dipastikan tidak membahas mengenai kisruh yang terjadi terhadap kontrak PT Freeport Indonesia. Luhut mengaku pertemuan tersebut membahas persiapan penyelenggaraan pertemuan tahunan (annual meeting) International Monetary Fund (IMF) dan World Bank yang akan diselenggarakan tahun depan.
"Masalah persiapan untuk World Bank, IMF annual meeting di Bali," katanya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/2/2017).
Seperti diketahui, Indonesia akan menjadi tuan rumah pada pertemuan tahunan International Monetary Fund-World Bank 2018. Persiapan pertemuan ini pun dibahas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas.
Pertemuan tersebut akan menjadi momentum untuk menunjukkan pada dunia tentang kondisi perekonomian dunia dan perekonomian Indonesia yang bisa tumbuh dengan baik. Khususnya ekonomi Indonesia yang mampu tumbuh 5,02% di tengah melambatnya perekonomian dunia.
(izz)
Lihat Juga :