300 Pedagang Bakso Berkesempatan Punya Rumah

Sabtu, 25 Februari 2017 - 01:03 WIB
300 Pedagang Bakso Berkesempatan...
300 Pedagang Bakso Berkesempatan Punya Rumah
A A A
SEMARANG - BTN meluncurkan program pembiayaan untuk kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, terutama pekerja di sektor informal. Pada tahap awal, bank pemerintah ini menyediakan pembiayaan bagi 300 anggota Asosiasi Pedagang Mi dan Bakso (Apmiso) di wilayah Semarang.

Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengalokasikan penyediaan kredit pembiayaan perumahan secara nasional bagi 6.000 anggota Apmiso. "Secara nasional, anggota Apmiso mencapai 1,5 juta pedagang," katanya di sela-sela peluncuran KPR Mikro di Wisma Perdamaian, Jumat (24/2/2017).

Tahap awal ini, kata dia, baru 300 untuk wilayah Semarang. Selanjutnya, akan dikumpulkan pedagang Apmiso di Jakarta, kemudian Jawa Timur.

Untuk memperoleh pembiayaan perumahan tersebut, kata dia, perlu sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Dia mencontohkan pedagang yang bersangkutan harus tergabung dalam komunitas maupun koperasi.

"Sudah menjalani usahanya minimal setahun dan mendapat rekomendasi dari komunitas atau koperasi yang memayunginya itu," ujarnya.

Pembiayaan KPR BTN Mikro tersebut, lanjut dia, juga tidak menutup kemungkinan bagi asosiasi pekerja sektor informal lainnya, seperi ojek, pangkas rambut, serta agen-agen perbankan. Dia menyebut jumlah pekerja sektor informal mencapai 6,5 juta orang.

KPR Mikro BTN membuka ruang bagi masyarakat yang lebih luas dalam memperoleh akses pembiayaan perumahan.Produk pembiayaan ini mengincar segmen pekerja informal dengan rata-rata penghasilan Rp1,8 juta hingga Rp2,8 juta per bulan.

"Segmen masyarakat ini tidak masuk dalam kategori penerima KPR, baik melalui skema FLPP, subsidi selisih bunga, maupun subsidi bantuan uang muka," katanya.

Selain suku bunga rendah, kata dia, angsuran juga dibuat dengan skema ringan, seperti dibayar mingguan atau harian. KPR BTN Mikro ini dapat digunakan untuk pembelian rumah baru atau seken, pembelian kavling, hingga renovasi rumah.

Dengan nilai maksimal pinjaman pembiayaan sebesar Rp75 juta, pekerja informal yang memanfaatkan kredit tersebut bisa mengangsur dengan jangka waktu hingga 10 tahun. Untuk tahun ini, target penyaluran pembiayaan melalui KPR Mikro BTN ini sebesar Rp150 miliar.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan, program pembiayaan bagi pekerja informal ini bisa dimulai tahun ini. "Saya sudah tanya ke Dirjen Pembiayaan Perumahan katanya bisa tahun ini," ujarnya.

Pada tahap awal ini, kata dia, pembiayaan diperuntukkan bagi pedagang anggota Apmiso di wilayah Semarang. Untuk selanjutnya, kata dia, akan dilakukan untuk wilayah Jakarta pada bulan April.

Terpisah, anggota Komisi V DPR RI, Nusyirwan Soejono mengapresiasi program pembiayaan perumahan bagi sektor informal ini. "Ini merupakan bentuk perhatian dari sisi pembiayaan. Untuk BTN kan sudah punya lahan sendiri," kata politikus PDI Perjuangan itu.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BTN dan PPDP Kerja Sama...
BTN dan PPDP Kerja Sama Percepat Proses KPR Subsidi
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Pemulihan Jayapura dan...
Pemulihan Jayapura dan Wamena, PUPR Gandeng BUMN Karya dan Kontraktor Lokal
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur
31 menit yang lalu
Sandwich Generation...
Sandwich Generation Hadapi Beban Finansial Ganda, Perencanaan Keuangan Dinilai Kian Penting
48 menit yang lalu
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
1 jam yang lalu
Pakai Mobil Listrik...
Pakai Mobil Listrik di Jakarta Bisa Dapat Insentif PKB 0%, Ini Ketentuannya
1 jam yang lalu
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Kepatuhan Pajak, Ini Skemanya
1 jam yang lalu
Pemerintah Tambah Subsidi...
Pemerintah Tambah Subsidi Kapal Perintis untuk Layani Wilayah Terluar
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved