Sistem Informasi Perlindungan Konsumen Online Digodok

Rabu, 01 Maret 2017 - 10:41 WIB
Sistem Informasi Perlindungan...
Sistem Informasi Perlindungan Konsumen Online Digodok
A A A
JAKARTA - Sebuah Sistem Informasi Perlindungan Konsumen (SISPEK) saat ini sedang digodok oleh pihak kepolisian. Di masa depan, Anda yang hobi berbelanja online tak perlu lagi khawatir mengenai keabsahan produk yang dinginkan.

Hal tersebut dijelaskan Wakil Kepala Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Akhmad Yusep Gunawan, sebagai salah satu pembicara dalam diskusi Microsoft Asia Digital Transformation Study di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

"Kami sedang mengembangkan sistem, untuk digunakan masyarakat, apabila membeli suatu barang, baik itu makanan, elektronik, dan lain-lain, (sistem) itu akan dapat memonitor, apakah barang ini berbahaya, kapan diproduksi, apakah ber-SNI, dan sebagainya. Sistem ini akan kami integrasikan," ujar pria yang sempat menjabat sebagai Kapolres Kediri itu.

Yang lebih menarik, bom panci yang baru menggegerkan warga Bandung kemarin juga mengilhami pihaknya untuk membuat sistem tambahan untuk mendeteksi bahan-bahan terlarang dalam bom tersebut.

"Berangkat dari bom panci kemarin, kami juga dapat mendeteksi bahan bahan dan kandungan dalam barang tersebut. Apakah dia dilarang dan sebagainya, karena ada tujuh item barang yang tidak boleh beredar, apabila bertemu akan menjadi barang yang berbahaya," lanjut Akhmad.

Sekadar informasi, pengembangan sistem ini melibatkan beberapa pihak termasuk Microsoft Indonesia. Sebelumnya, AKBP Akhmad juga berhasil menginisiasi program e-Tilang dengan berkolaborasi bersama PT Trimaxindo Abadi dan Microsoft Indonesia serta Pemda Kediri sendiri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sebelum Berderma, Ini...
Sebelum Berderma, Ini Tips agar Penerima Barang Tidak Kecewa
Hadapi New Normal, iLOTTE.com...
Hadapi New Normal, iLOTTE.com Hadirkan Program #BersamaiLOTTE
Kemendag Terima 931...
Kemendag Terima 931 Pengaduan Konsumen di 2020, Terbanyak Soal E-Commerce
Simak 5 Cara Jadi Konsumen...
Simak 5 Cara Jadi Konsumen Cerdas ala Kredivo
Demi Perlindungan Konsumen,...
Demi Perlindungan Konsumen, Perdagangan Lintas Negara di E-Commerce Perlu Dibatasi
Awas Tertipu Saat Belanja...
Awas Tertipu Saat Belanja Online, Ikuti Tips YLKI Ini
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
50 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved