Soal Dana Desa, Sri Mulyani Sindir Kepala Daerah Krisis Kepemimpinan

Kamis, 02 Maret 2017 - 13:30 WIB
Soal Dana Desa, Sri...
Soal Dana Desa, Sri Mulyani Sindir Kepala Daerah Krisis Kepemimpinan
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyindir para kepala daerah yang hadir dalam acara sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), mengenai ketidakmampuan Indonesia mengatasi kemiskinan yang ada di Indonesia. Baginya, ketidakmampuan Indonesia mengatasi kemiskinan bukan karena persoalan uang melainkan karena krisis kepemimpinan.

(Baca Juga: Sri Mulyani: Indonesia Banyak Uang tapi Kemiskinan Tetap Ada )

Dia mengungkapkan, saat ini masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Padahal, dana yang ditransfer ke daerah tiap tahun selalu mengalami peningkatan. Pada 2016, dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat sekitar Rp46,9 triliun. Kemudian pada tahun ini, dana desa meningkat lagi menjadi Rp60 triliun.

"10 tahun lalu saya jadi Menkeu dan sekarang jadi Menkeu juga. Jumlah uang (yang ditransfer ke daerah) naiknya sudah luar biasa besar, namun kualitas perbaikan SDM tidak meningkat cukup besar," katanya di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Kamis (2/3/2017).

(Baca Juga: Potret Kemiskinan Indonesia di Mata Sri Mulyani )

Menurutnya, kenyataan ini menunjukkan bahwa Indonesia mengalami krisis dari sisi manajemen dan kepemimpinan. Para kepala daerah dianggap tidak memiliki kemampuan untuk memanfaatkan dana yang digelontorkan pemerintah pusat terhadap daerah.

"Itu adalah krisis dari sisi ide, kemampuan untuk delivery dan faktor korupsi dan tata kelola tidak baik," imbuh dia.

Oleh sebab itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berharap, pemerintah daerah mampu mengelola dana yang diberikan pusat untuk meningkatkan perekonomian serta memerangi kemiskinan di daerahnya.

"Memang kelihatannya belanja gampang, tapi ternyata tidak gampang. Belanja ngawur gampang, tapi belanja yang benar-benar baik memerlukan kemampuan perencanaan yang baik, tata kelola bidding process yang baik dan monitoring serta evaluasi," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Sri Mulyani Bakal Pelototin...
Sri Mulyani Bakal Pelototin Penggunaan Anggaran Dana Desa
Simak Baik-baik Kata...
Simak Baik-baik Kata Menkeu, Ini Kategori Masyarakat Penerima BLT Dana Desa
Kementerian/Lembaga...
Kementerian/Lembaga Nunggak Setoran Laporan Keuangan ke BPKP
BLT Dana Desa Diperpanjang...
BLT Dana Desa Diperpanjang hingga Akhir 2021, Dapat Rp300 Ribu Per Bulan
Menkeu Naikkan Anggaran...
Menkeu Naikkan Anggaran BLT Dana Desa Jadi Rp31,789 Triliun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Timnas AMIN Ingin Hadirkan...
Timnas AMIN Ingin Hadirkan Sri Mulyani dan Tri Rismaharini di MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved