Orang Super Kaya Inggris Meningkat Pesat dalam 10 Tahun

Kamis, 02 Maret 2017 - 15:05 WIB
Orang Super Kaya Inggris...
Orang Super Kaya Inggris Meningkat Pesat dalam 10 Tahun
A A A
LONDON - Inggris dapat terus berbangga ketika jumlah orang super kaya asal Negeri Ratu Elizabeth -julukan Inggris- tersebut terus bertambah sekitar 30% dalam kurun waktu 10 tahun, untuk tetap memimpin di depan negara-negara Eropa lainnya. Berdasarkan laporan tahunan kekayaan Knight Frank, jumlah orang super kaya Inggris mencapai 6,340 dari total seluruh dunia 193,490 pada tahun 2016.

Seperti dilansir BBC, Kamis (2/3/2017) terjadi peningkatan seperti tahun sebelumnya, seiring kinerja kuat di pasar saham seperti perkiraan sebelumnya. Laporan ini menghitung per individu yang mempunyai aset kekayaan senilai lebih dari USD30 juta. Meski tahun lalu ada beberapa kejutan, baik dari bidang politik dan ketidakpastian ekonomi ketika Inggris keluar dari keanggotaan Uni Eropa (UE) alias Brexit. Tapi masih banyak negera berada dalam kondisi baik.

Pasar saham di AS dan Inggris juga mencapai rekor tertinggi dalam beberapa pekan di akhir tahun. "Mungkin muncul ketidakpastian yang meluas, tetapi ada juga fundamental yang kuat di banyak negara. Ada sinyal kemajuan yang dibuat bagi dari segi peraturan dan kebijakan yang bakal membantu pertumbuhan ekonomi berkembang di beberapa tempat," ucap Kepala Peneliti perusahaan riset Knight Frank Andrew Amoils.

Sementara untuk seluruh dunia, Knight Frank mengatakan diharapkan jumlah orang super kaya di seluruh dunia bakal tumbuh mencapai 43% selam dekade berikutnya, meski ada beberapa variasi antara wilayah dan negara lain. Diperkirakan jumlah tersebut jauh melampaui pertumbuhan populasi umum selama periode yang sama. Dalam laporan sama disebutkan pula bahwa popualsi orang ultra kaya di Asia bakal dua kali lipat pada 2026 menjadi lebih dari 88.000 orang.

China dan India mengalami pertumbuhan masing-masing 140% dan 150% dari jumlah orang ultra kaya yang ada sekarang. Jumlah orang super kaya diharapkan meningkat sedikit lebih cepat di Amerika Serikat daripada di Inggris selama sepuluh tahun berikutnya, tetapi seluruh Eropa diprediksi tumbuh 12%. Para peneliti juga menemukan kota Asia, termasuk Singapura, Shanghai dan Beijing akan menjadi tempat konsentrasi kekayaan seperti San Francisco, ketika jumlah penduduk kaya mereka naik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved