Pakai Tanah Adat, Komnas HAM Sebut Freeport Tak Pernah Bayar Ganti Rugi

Selasa, 07 Maret 2017 - 20:06 WIB
Pakai Tanah Adat, Komnas...
Pakai Tanah Adat, Komnas HAM Sebut Freeport Tak Pernah Bayar Ganti Rugi
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengklaim bahwa PT Freeport Indonesia selama ini tidak pernah membayar ganti rugi terhadap tanah suku Amungme, ‎yang digunakan untuk kegiatan pertambangan Freeport. Hal tersebut didapat dari hasil pemantauan yang dilakukan Komnas HAM sejak 2015.

Komisioner Subkomisi Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Natalius Pigai mengungkapkan, selama ini tidak pernah ada transaksi jual-beli atas tanah yang digunakan Freeport. Baik pemerintah maupun Freeport sendiri tidak memiliki bukti otentik transaksi jual-beli tersebut.

"Kalau pernah jual beli dimana, kepada siapa, siapa notarisnya. Dan hasilnya, Komnas HAM menyampaikan ke ESDM, Freeport, Kementerian Araria, dan mereka tidak pernah membuktikan bukti otentik adanya transaksi jual beli," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (7/3/2017).

Baca: Pemerintah Diminta Libatkan Masyarakat Adat soal Freeport

Menurutnya, hal ini menandakan telah terjadi penguasaan dan perampasan hak masyarakat secara sewenang-wenang oleh Freeport. Oleh sebab itu, Freeport harus memberikan kompensasi atas penggunaan lahan tersebut berupa uang atau jatah saham untuk suku Amungme.

"‎Jadi harus ada kompensasi berupa uang dan share saham. Untuk itu kami serahkan ke Pak Menteri (Menteri ESDM Ignasius Jonan). Selanjutnya kami serahkan ke Pak Menteri untuk ditindaklanjuti," imbuh dia.

Sementara itu Komisioner Subkomisi Mediasi Komnas HAM Nur Kholis menambahkan, selama ini kegiatan pertambangan secara keseluruhan memang masih tidak menghormati HAM. Kasus Freeport ini, katanya, harus menjadi momentum negara untuk menjadikan HAM bagian tidak terpisahkan dalam penambangan di Indonesia.

"Kami akan backup Pak Menteri dan jajaran untuk menjadikan penambangan Indonesia jadi lebih ramah," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Freeport Teriak Izin...
Freeport Teriak Izin Ekspor Belum Terbit, Begini Jawaban Kementerian ESDM
Telan Dana USD1,5 Miliar,...
Telan Dana USD1,5 Miliar, Progres Smelter Freeport Capai 34,9%
7 Pekerja Freeport Terjebak...
7 Pekerja Freeport Terjebak Longsor di Tambang Bawah Tanah, ESDM Pastikan Penanganan Cepat
Pembangunan Smelter...
Pembangunan Smelter Freeport Baru 6%, DPR: Akal-akalan Saja!
Freeport Terancam Tak...
Freeport Terancam Tak Bisa Ekspor Usai Juni 2023, Begini Perkaranya
Menteri ESDM Kirim Tim...
Menteri ESDM Kirim Tim Investigasi Terkait Kebakaran Smelter Freeport
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
4 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
4 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
4 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
4 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
5 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
5 jam yang lalu
Infografis
Siap-siap, Nunggak Bayar...
Siap-siap, Nunggak Bayar Pajak Tak Bisa Urus SIM hingga Paspor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved