Rupiah Ditutup Fluktuatif Karena Pasar Menunggu The Fed

Rabu, 08 Maret 2017 - 17:16 WIB
Rupiah Ditutup Fluktuatif...
Rupiah Ditutup Fluktuatif Karena Pasar Menunggu The Fed
A A A
JAKARTA - Laju rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan Rabu (8/3), kembali tertahan. Rupiah di indeks Bloomberg, ditutup datar di level Rp13.350 per USD.

Awal perdagangan, mata uang NKRI dibuka naik 13 poin atau 0,10% ke level 13.337 per USD. Dan sepanjang hari ini, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp13.328-Rp13.357 per USD.

Sementara di data Yahoo Finance, hari ini, rupiah ditutup terjerembab 20 poin atau 0,14% ke level Rp13.364 per USD. Pagi hari, rupiah dibuka naik 10 poin atau 0,07% ke posisi Rp13.334 per USD. Sepanjang Rabu ini, rupiah bergerak di level Rp13.312-Rp13.369 per USD.

Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, Rabu (8/3/2017), rupiah berakhir di posisi Rp13.355 per USD, terdepresiasi 12 poin dari awal perdagangan yaitu Rp13.343 per USD.

Rupiah melemah saat pasar sedang menunggu data tenaga kerja AS yang bisa membayangi keputusan Federal Reserve dalam menaikkan suku bunga dalam pekan depan. Sikap investor yang menunggu laporan data pekerjaan AS pada Jumat besok, juga membuat indeks USD lebih rendah.

Mengutip Reuters, Rabu (8/3), indeks USD terhadap rival mata uang utama beringsut 0,1% menjadi 101,740. Hal ini membuat Euro naik 0,1% menjadi USD1,0561 EUR, dan poundsterling Inggris menyikut naik 0,1% menjadi USD1,2210 GBP. Dolar pun turun 0,3% terhadap yen menjadi ¥113,650.

Pekan lalu, indeks USD sempat mencapai tertinggi dalam dua bulan setelah pejabat The Fed menyatakan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Maret ini. Namun greenback sekarang duduk dalam kisaran sempit karena kehati-hatian The Fed untuk menaikkan suku bunga.

"Dolar terbalik karena pasar telah hampir sepenuhnya siap menghadapi kenaikan suku bunga bulan Maret. Dan fokus sekarang beralih kepada The Fed akan berapa kali mengetatkan kebijakan sepanjang tahun ini," ujar Junichi Ishikawa, analis valas senior di IG Securities di Tokyo.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
1 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
1 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
1 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
2 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
2 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved