Tingkatkan Kualitas, BEI Gelar Underwriting Network 2017

Jum'at, 10 Maret 2017 - 10:25 WIB
Tingkatkan Kualitas,...
Tingkatkan Kualitas, BEI Gelar Underwriting Network 2017
A A A
BALI - Untuk mendukung peningkatan perusahaan tercatat, Bursa Efek Indonesia (BEI) berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas perusahaan efek yang memiliki kegiatan usaha sebagai penjamin emisi efek (underwriter) serta memberikan kepercayaan lebih kepada profesi penunjang.

Sebagai bentuk keberlanjutan atas gagasan tersebut, BEI bersama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bermaksud menyelenggarakan acara Underwriting Network 2017 hari ini di The Anvaya Beach Resort, Bali.

BEI memandang perlu untuk membina kerja sama dan hubungan yang lebih baik dengan para underwriter setelah pada 2016 telah melaksanakan berbagai sosialisasi yang terkait dengan kegiatan usaha penjamin emisi efek.

Beberapa sosialisasi tersebut, dengan mengadakan focus group discussion (FGD), one on one meeting dengan beberapa underwriter, serta seminar bertema Potential Listed Companies Outlook dalam upaya mengembangkan peranan underwriter di pasar modal Indonesia.

"Ini sesuai target BEI pada 2020 menuju pasar modal dengan Nilai transaksi dan jumlah emiten terbesar di ASEAN. Salah satu program yang berpotensi mempercepat pencapaian target tersebut adalah dengan mengakselerasi jumlah perusahaan tercatat," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Bali, Jumat (10/3/2017).

Acara Underwriting Network 2017 ini dibuka dengan sambutan oleh Tito dan dihadiri underwriter, dan investor institusi termasuk manajemen investasi, asuransi, modal ventura, dan dana pensiun.

Selain itu, acara ini juga digelar seminar yang pada sesi pertama menghadirkan Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang PS Brodjonegoro dengan tema Alternatif Pembiayaan Infrastruktur Melalui PINA dan KPBU.

Seminar sesi kedua menghadirkan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha, Kementerian BUMN, Aloysius Kiik Ro dengan tema Arah Kebijakan Pemerintah Terhadap BUMN di tahun 2017-2018.

Sementara, seminar di sesi terakhir menghadirkan Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya dengan tema Pengaruh Dinamika Politik Indonesia Terhadap Keputusan Investasi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
BEI Perpanjang Laporan...
BEI Perpanjang Laporan Keuangan Emiten
Mendekatkan Masyarakat...
Mendekatkan Masyarakat ke Pasar Modal, Capital Market and Expo Summit 2023 Dibuka
Ini Jajaran Baru Komisaris...
Ini Jajaran Baru Komisaris BEI Periode 2020-2023, Salah Satunya Keponakan Luhut
Harapan 28 Tahun Perjalanan...
Harapan 28 Tahun Perjalanan Bursa Efek Indonesia Jadi Pilar Memajukan Ekonomi
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
35 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
11 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved