Jumlah Kekayaan Miliarder di India Berkurang Jadi Rp1.993 Triliun

Jum'at, 10 Maret 2017 - 21:01 WIB
Jumlah Kekayaan Miliarder...
Jumlah Kekayaan Miliarder di India Berkurang Jadi Rp1.993 Triliun
A A A
NEW DELHI - Demonitisasi yang dilakukan Perdana Menteri India Narenda Modi pada 8 November 2016, dengan menarik 86% uang beredar dalam rangka melawan korupsi, telah menyurutkan jumlah miliarder di Negeri Anak Benua.

Melansir dari Bloomberg, Jumat (10/3/2017), demonitisasi membuat India mendegradasi 11 pengusaha dari daftar miliarder pada 2016. Lembaga yang rajin menyusun klasemen orang-orang kaya, Hurun Rich Global menyatakan India turun satu tingkat menjadi nomor 4 sebagai negara dengan jumlah miliarder terbanyak.

Hurun Rich
Menurut Bloomberg Billionaires Index, 18 orang super kaya di India terlempar dari klub elit miliarder, dengan kata lain jumlah miliarder di India turun 1,5%. Disaat India kehilangan orang super kaya, Hurun Rich Global menyebut ada penambahan 69 miliarder baru di dunia pada tahun kemarin.

“Dunia saat ini memiliki 5.000 miliarder, dan setiap satu orang keluar maka satu orang lagi akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan,” ujar Ketua dan Kepala Peneliti Hurun Rupert Hoogewerf.

Dan menurut Rupert, perubahan dalam daftar miliarder pada tahun lalu dipicu antara lain oleh dolar AS yang semakin kuat bersamaan dengan keuntungan di pasar saham, Brexit, terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat, lonjakan nilai properti di China dan demonitisasi di India.

Demonitisasi yang dilakukan oleh PM Modi dinilai telah memukul permintaan ekonomi di India, yang sejatinya salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi paling cepat di dunia.

Hurun Rich
Hanya saja, dari data Bloomberg Billionaires Index, meski jumlah miliarder di India berkurang 18 orang, tetapi kekayaan gabungan klub elit di India pada tahun lalu mencapai USD149 miliar atau setara Rp1.993 triliun (estimasi kurs Rp13.378/USD). Jumlah ini turun sedikit dari posisi tahun 2015 dengan kekayaan gabungan USD151 miliar ekuivalen Rp2.020 triliun.

Adapun pemuncak klasemen miliarder di India dipimpin oleh Mukesh Dhirubhai Ambani, dengan kekayaan bersih pada 2017 mencapai USD4,5 miliar atau Rp60,2 triliun. Tahun lalu, Mukesh mengantongi tambahan uang USD1,1 miliar alias Rp14,7 triliun.

Mukesh, 59 tahun, adalah pemilik dari Reliance Industries Limited (RIL), yang bidang usahanya meliputi penyulingan minyak, petrokimia, dan sektor migas.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Ekonomi...
Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
India Potong Pajak Kelas...
India Potong Pajak Kelas Menengah demi Dongkrak Daya Beli
PDB Meroket 8,2%, India...
PDB Meroket 8,2%, India Menegaskan Status Ekonomi Utama dengan Pertumbuhan Tercepat
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi dan Pelajaran dari India
Hubungan India-China...
Hubungan India-China Jadi Kunci Masa Depan Asia dan Dunia
ASEAN dan India Diprediksi...
ASEAN dan India Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Global
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
5 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
5 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
6 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
6 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
7 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
7 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved