Pupuk Indonesia Kembangkan Rice Center di Indramayu

Minggu, 12 Maret 2017 - 21:20 WIB
Pupuk Indonesia Kembangkan...
Pupuk Indonesia Kembangkan Rice Center di Indramayu
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya PT Pupuk Indonesia Pangan (PIP) mengembangkan Rice Center di Kabupaten Indramayu, Jabar. Ini kontribusi perseroan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah.

Rice Center merupakan pusat pengelolaan dan pengolahan gabah menjadi beras dan bahan turunannya dalam satu rangkaian peralatan modern yang terintegrasi. Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat mengatakan, pengembangan Rice Center ini salah satu upaya perseroan membantu meningkatkan taraf hidup petani di Indramayu.

"Indramayu sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Barat. Dengan lahan persawahan yang terluas, Indramayu merupakan lokasi ideal sebagai pembangunan awal Rice Center," ujar dia dalam rilisnya, Jakarta, Minggu (12/3/2017).

Manurutnya, Rice Center bisa dimanfaatkan petani untuk mendapatkan bimbingan teknis dan jaminan pembelian hasil panen. Selain itu kehadiran Rice Center diyakini turut berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kerja sama dengan Pemda.

Proyek ini terdiri dari tiga bagian besar, yaitu depo pertanian, budidaya padi dan rice milling unit. Depo pertanian berfungsi memberikan input pertanian melalui sinergi BUMN yaitu penyediaan pupuk, benih serta memberikan konsultasi teknis budidaya bagi petani.

Melalui budidaya padi, dengan memanfaatkan lahan milik petani di area sekitar Rice Center, petani akan mendapatkan bimbingan untuk menekan biaya dan mengurangi kehilangan hasil panen.

Sementara Rice Milling Unit, berperan sebagai offtaker dari hasil gabah petani. "Dengan menggunakan teknologi modern, gabah dan beras diolah menjadi produk beras berkualitas, baik itu jenis medium maupun premium yang banyak dicari masyarakat," jelas Aas.

Rencananya, Pupuk Indonesia membangun Rice Milling Unit berkapasitas empat ton beras per jam, yang ditunjang Depo Pertanian dan Gudang. Ke depan kapasitas Rice Milling Unit akan ditingkatkan menjadi 12 ton beras per jam dan diikuti dengan pembangunan Silo dan perluasan kapasitas gudang.

"Saat ini, kami telah melaksanakan demonstration farm sebagai lahan percontohan, serta telah melakukan penyiapan lahan untuk pemancangan perdana Rice Center di Indramayu," kata Aas.

Dia menegaskan, melalui pengembangan cluster pangan di Indramayu pada akhir pekan lalu, Pupuk Indonesia turut mendukung terbentuknya sinergi BUMN, guna menggerakan perekonomian daerah dan peningkatan kesejahteraan petani.

Dalam kegiatan yang dihadiri Menteri BUMN Rini Soemarno itu, Pupuk Indonesia memberikan bantuan senilau Rp650 juta berupa elektrifikasi rumah tangga yang belum teraliri listrik, sebanyak 100 rumah di Desa Totoran Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu dan membangun 50 Mandi Cuci Kakus (MCK) di Kecamatan Kandang Haur dan Kecamatan Cantigi Kabupaten Indramayu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Polisi Ringkus 4 Tersangka...
Polisi Ringkus 4 Tersangka Penyelewengan Pupuk Subsidi di Pandeglang
Pupuk Indonesia ke 202...
Pupuk Indonesia ke 202 Distibutor: Optimalkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi
PI Bekukan Kios Nakal...
PI Bekukan Kios Nakal yang Mainkan Pupuk Subsidi
Pupuk Palsu Marak, PT...
Pupuk Palsu Marak, PT Pupuk Indonesia Ungkap Ciri-ciri Asli
Pupuk Indonesia Bukukan...
Pupuk Indonesia Bukukan Kinerja Positif di Tengah Pandemi
Stok Pupuk Nasional...
Stok Pupuk Nasional Jelang 2025 Capai 1,4 Juta Ton
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
12 menit yang lalu
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
18 menit yang lalu
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
32 menit yang lalu
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
2 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
3 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved