Nasdaq Menguat, Indeks Dow Jones dan S&P Melemah

Selasa, 28 Maret 2017 - 08:33 WIB
Nasdaq Menguat, Indeks...
Nasdaq Menguat, Indeks Dow Jones dan S&P Melemah
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup mixed. Hal ini dikarenakan investor menilai bagaimana kekalahan tindakan legislatif pertama Presiden Donald Trump akan berdampak pada sisa agendanya.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (28/3/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average DJI turun 45,74 poin atau 0,22% ke level 20.550,98, Indeks S&P 500 kehilangan 2,39 poin atau 0,10% ke level 2.341,59 dan Nasdaq Composite bertambah 11,64 poin atau 0,2% ke level 5.840,37.

Dengan saham melonjak ke rekor tertinggi setelah pemilu presiden AS, investor khawatir tentang nasib rencana ekonominya, termasuk reformasi pajak dan belanja infrastruktur. Kongres Partai Republik menarik overhaul tagihan kesehatan mereka pada Jumat setelah gagal untuk mengumpulkan cukup suara.

Meski demikian, beberapa analis dan investor berharap kegagalan RUU kesehatan ini akan membuka jalan bagi tindakan cepat pada UU yang dianggap diinginkan investor, yaitu reformasi pajak.

"UU Pajak dilakukan dengan benar dan dilakukan dengan cepat adalah stimulan besar untuk pendapatan dan pasar," kata Peter Tuz, presiden Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia.

Penurunan kedelapan Dow Jones ditandai penurunan beuntun terpanjang dalam hampir enam tahun. Benchmark S&P 500 telah jatuh sebanyak 0,9% awalnya pada Senin dan turun di bawah rata-rata dalam 50 hari untuk pertama kalinya sejak setelah pemilihan presiden pada 8 November AS.

Indeks S&P 500 naik 9,4% sejak pemilu, tapi kenaikan telah terhenti baru-baru ini. "Apa yang telah kita lihat tiga tahun terakhir, setiap kali ada yang drastis turun, pasar telah begitu tangguh," kata Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management di Tulsa.

Sektor telekomunikasi jatuh 0,7% sementara saham keuangan turun 0,5%. Sektor Kesehatan naik 0,4% dibantu oleh saham-saham rumah sakit setelah kegagalan tagihan.

Saham Snap Inc (SNAP.N) melonjak 4,8% setelah beberapa pemilik Snapchat IPO penjamin emisi memberikannya "membeli" peringkat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
8 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
22 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
22 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
35 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
48 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved