Rangkul Go-Jek, Analis Ramal Saham Blue Bird Menguat

Kamis, 30 Maret 2017 - 20:14 WIB
Rangkul Go-Jek, Analis...
Rangkul Go-Jek, Analis Ramal Saham Blue Bird Menguat
A A A
JAKARTA - Analis Bahana Securities, Gregory Gary mengatakan, berkat kolaborasi yang dilakukan PT Blue Bird Tbk (BIRD) dengan Go-Jek akan membuat saham BIRD menguat.

(Baca: Ini Skema Tarif Layanan Go-BlueBird )

Bahkan, dia merevisi rekomendasi saham Blue Bird dari status Hold menjadi Buy. Harga saham BIRD ditargetkan mencapai Rp4.750 dari kisaran harga saat ini yang mencapai Rp4.000 per lembarnya.

"Pendapatan perusahaan pada 2017 ini juga bisa diprediksi naik menjadi Rp5,3 triliun, dari pendapatan 2016 sebesar Rp4,8 triliun," kata dia di Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Dalam risetnya, dia menuturkan bahwa kerja sama antar perusahaan transportasi online dan konvensional mulai banyak dilakukan. Namun, dia menyebut model kolaborasi antaran Go-Jek dengan Blue Bird lebih rasional dalam penerapan di lapangannya.

(Baca: Menhub Akui Sulit Rayu Blue Bird Gabung GO-JEK )

"Kolaborasi Go-Jek dengan Blue Bird lebih rasional dibanding kolaborasi antara Uber dengan taksi Express," ujar Gregory.

Berdasarkan uji coba yang dilakukan Bahana, tarif yang diterapkan Uber dalam kondisi normal mencapai Rp4.032/Km, dengan subsidi tarif sebesar 70%. Sedangkan tarif yang ditetapkan Grab mencapai Rp3.441/km, termasuk diskon harga 30%.

Sementara, untuk Go-Jek dan Blue Bird, tarif normal yang ditetapkan sebesar Rp4.459/km berikut potongan harga yang bervariasi antara 20%-50%. "Jadi sebenarnya subsidi yang diberikan Go-Jek lebih rendah dari yang diberikan Grab dan Uber," kata dia.

Melalui skema tersebut, Gregory menilai Blue Bird akan mendapat keuntungan lantaran bisa mendapat penumpang lebih banyak. Mereka juga diuntungkan karena skema yang mereka gunakan tetap memberikan pemasukan berdasarkan tarif normal.

Sementara, keuantungan yang didapat Go-Jek yakni bertambahnya armada yang bisa digunakan melalui layanan GO-CAR. Adapun kolaborasi yang diumumkan Go-Jek dengan Blue Bird merupakan salah satu kerja sama antara dua perusahaan yang menjadi pemimpin pasar di sektornya masing-masing.

Melalui layanan GO-BlueBird, masyarakat bisa mendapatkan layanan GO-CAR dengan armada taksi Blue Bird. Layanan tersebut bisa dinikmati pemilik aplikasi Go-Jek di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, dan Semarang.

Baca Juga:

Luhut Minta Transportasi Online Gabung dengan Konvensional
Jajal Aplikasi Go-BlueBird, Luhut ke Kantor Naik Taksi
Kolaborasi Anak Bangsa, Pesan Blue Bird Bisa Lewat Go-Jek
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tarif Ojol Naik, Bos...
Tarif Ojol Naik, Bos Blue Bird Melihat Peluang
Kunci Keberhasilan Blue...
Kunci Keberhasilan Blue Bird Cetak Kenaikan Pendapatan 51%
Konsistensi Blue Bird...
Konsistensi Blue Bird Hadirkan Transportasi Ramah Lingkungan
Konsistensi dan Komitmen...
Konsistensi dan Komitmen Blue Bird Menghadirkan Mobilitas Berkelanjutan
Bluebird Dukung Transportasi...
Bluebird Dukung Transportasi Darat Ramah Lingkungan di IKN, Jokowi: Semua Harus Hijau
Blue Bird Tegaskan Komitmennya...
Blue Bird Tegaskan Komitmennya Kurangi 50 Persen Emisi Karbon
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
8 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
13 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
14 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
Saham GOTO Malah Anjlok...
Saham GOTO Malah Anjlok setelah Diguyur TikTok Rp23 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved