Ketua OJK: Tax Amnesty Perbaiki Likuiditas Perbankan

Rabu, 05 April 2017 - 12:16 WIB
Ketua OJK: Tax Amnesty...
Ketua OJK: Tax Amnesty Perbaiki Likuiditas Perbankan
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan, program pengampunan pajak atau tax amnesty yang baru saja berakhir pada 31 Maret 2017 telah memperbaiki likuiditas perbankan. Selain itu menurutnya, tidak ada lagi dampak yang mencolok.

"Sampai pasca tax amnesty, tidak ada hal serius dengan likuiditas perbankan dengan berbagai macam indikator dalam keadaan baik," ujarnya di Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Lebih lanjut dia menambahkan, dana tax amnesty hingga saat ini masih banyak menumpuk di perbankan. Khusus uang repatriasi, yang nantinya bisa digunakan untuk mengembangkan perekonomian Indonesia.

"Apalagi mayoritas dana masih ada di bank. Jadi, program tax amnesty kemarin perbaiki likuiditas bank, saya harap ini karena kemudian jadi landasan untuk memperbanyak repatriasi di luar konteks tax amnesty, investasi di Indonesia berkembang," katanya.

Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) dijelaskan Muliaman juga dalam kondisi baik. Namun, pergerakannya tetap harus dipantau.

"LDR baik ya kemudian liquidity coverage ratio-nya juga baik, net stable funding ratio juga baik. So far dalam keadaan baik tapi tentu bukan berarti kita tidak hati-hati terus dipantau. Dampak tax amnesty so far perbaiki likuiditas perbankan," tutur Muliaman.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bank Digital Demi Memperkuat Permodalan
OJK Optimistis Skema...
OJK Optimistis Skema Bantalan Likuiditas Efektif Jaga Perbankan
Tumbuh Positif, Aset...
Tumbuh Positif, Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp166,51 Triliun
OJK Pastikan Likuiditas...
OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Masih Aman
OJK Kumpulkan 15 Bank...
OJK Kumpulkan 15 Bank Minta Revisi RBB Lebih Optimistis
Pastikan Perbankan Stabil...
Pastikan Perbankan Stabil dan Terjaga, OJK: Masyarakat Tak Perlu Khawatir
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Ketua Umum PP Muhammadiyah...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta PPN 12% Dikaji Ulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved