Pengusaha Sepakat Konsep Bagi Hasil Gross Split

Jum'at, 07 April 2017 - 15:27 WIB
Pengusaha Sepakat Konsep...
Pengusaha Sepakat Konsep Bagi Hasil Gross Split
A A A
CILEGON - Pengusaha jasa penunjang kegiatan hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional setuju dengan konsep bagi hasil migas gross split.

Mereka berpandangan bahwa skema yang diusulkan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Archandra Tahar bisa meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri.‎

Commercial and Businesses Development Director PT Gunanusa Utama Fabrication Ramli Simatupang‎ mengatakan, mekanisme gross split terdapat poin yang membuat kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas lebih untung jika menggunakan ‎komponen dalam negeri.

"Ini kan untuk meningkatkan lokal konten salah satunya. Terus memberdayakan kontraktor-kontraktornya. Kita sangat mendukung program pemerintah untuk gross split," katanya di kantor‎ Gunanusa Utama Fabrication, Cilegon, Banten, Jumat (7/4/2017).

Dia berharap, pemerintah kedepannya dapat lebih mendorong penggunaan barang dan jasa penunjang industri migas dalam negeri. Diharapkan, pemerintah dapat mengeluarkan aturan baru yang mewajibkan KKKS menggunakan komponen dalam negeri.

‎"Makannya kita minta bikin regulasi baru yang mendukung Pedoman Tata Kelola 007 (Peraturan penggunaan barang jasa dalam negeri SKK Migas)," imbuhnya.

Apalagi, kata Ramli, barang jasa dalam negeri jauh lebih murah dibanding impor. Tak hanya itu, komponen lokal juga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatkan penggunaan tenaga kerja lokal.

"Barang jasa dalam negeri itu lebih murah, kualitas juga baik. Ini bisa menyerap banyak tenaga kerja, di Gunanusa kalau banyak pesanan bisa mencapai lebih dari seribu orang yang dipekerjakan," tutur dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Tanda Tangani...
SKK Migas Tanda Tangani Kerja Sama Wilayah Kerja Amanah dan Melati
ConocoPhillips Hengkang...
ConocoPhillips Hengkang dari Blok Corridor, Pilih Investasi di Australia
301 Blok Migas Tak Kunjung...
301 Blok Migas Tak Kunjung Beroperasi, Bahlil Ultimatum Siap Cabut Kontrak
Rampungkan Proyek KLD,...
Rampungkan Proyek KLD, PHE ONWJ Berkontribusi 16 MMSCFD
Siap-siap! Kontrak Hulu...
Siap-siap! Kontrak Hulu Migas Bakal Direvisi
SKK Migas Sesuaikan...
SKK Migas Sesuaikan Pelaporan NGL, Lifting Minyak Berpotensi Tambah 11.693 BPH
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
1 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
1 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
2 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
3 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
3 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
12 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved