Pengusaha Keluhkan Pajak Tak Wajar di Daerah

Selasa, 11 April 2017 - 14:21 WIB
Pengusaha Keluhkan Pajak...
Pengusaha Keluhkan Pajak Tak Wajar di Daerah
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengaku sering diajak pemerintah daerah (Pemda) untuk berinvestasi di daerah. Namun, ujungnya malah dimintai pajak secara tidak wajar.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan, pihaknya sudah secara proaktif dalam menanggapi tawaran Pemda. Tetap saja pada kenyataannya proses administrasi di daerah terlalu berbelit.

"Ya sebetulnya kita aktif baik dengan Pemda, mereka datang ke kita tawarkan beberapa proyek industri di daerahnya. Kalau proyek bagus, administrasi memang masih ada yang kurang mendukung," ujarnya di Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Rosan menegaskan, Pemda jangan hanya melihat investasi untuk mendapatkan pajak. Masih banyak dampak lain yang lebih penting seperti membuka akses lapangan pekerjaan.

"Kita bilang jangan lihat dari sisi penerimaan pajak ke daerah, PAD tapi dengan masuk investasi, lapangan kerja tercipta. Perekonomian naik dan taraf hidup meningkat," kata dia.

Bahkan, beberapa pungutan juga dikenakan dengan cara tak elok yakni dipatok secara langsung. Padahal, harusnya dinegosiasikan terlebih dahulu. "Terutama Perda daerah mereka yang berhubungan dengan biaya tambahan, harus CSR berapa persen. Harus negosiasi, enggak bisa dipatok langsung," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KADIN Sambut Baik Pembentukan...
KADIN Sambut Baik Pembentukan Kementerian Investasi
Kadin Sultra Berharap...
Kadin Sultra Berharap Pengusaha Nasional Investasi di Sulawesi Tenggara
Kadin Ungkap Tips Ampuh...
Kadin Ungkap Tips Ampuh Berinvestasi di Indonesia
SCMP dan Kadin Gelar...
SCMP dan Kadin Gelar Konferensi Bahas Peluang Investasi China-Indonesia
Sumber Daya Laut Belum...
Sumber Daya Laut Belum Digarap Maksimal, Menteri KKP Ajak Kadin Investasi
Ekonom: Dualisme Kadin...
Ekonom: Dualisme Kadin Mesti Berakhir, Investasi Jadi Taruhan
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved