Gerakkan Industri Dalam Negeri, Tim TKDN Dibentuk

Rabu, 12 April 2017 - 13:56 WIB
Gerakkan Industri Dalam...
Gerakkan Industri Dalam Negeri, Tim TKDN Dibentuk
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan, pemerintah akan membentuk tim yang mengawasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Tujuannya untuk menggerakkan industri dalam negeri.

(Baca Juga: Wamen ESDM Arcandra Minta TKDN Diterapkan Saat Industri Siap )

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, tim tersebut membuat perencanaan belanja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lebih transparan. Sehingga, bisa menggerakkan industri dalam negeri.

"Tadi dibahas satu tim yang akan memungkinkan perencanaan yang lebih transparan untuk belanja-belanja pemerintah terutama BUMN supaya industri dalam negeri yang digerakkan," ujarnya di Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Menurutnya apabila belanja BUMN lebih transparan, maka bisa menguntungkan produk lokal. Jadi, ujar Putu jangan sampai justru asing yang mengambil alih pergerakan di pasar.

"Supaya jangan sampai kita punya belanja tapi yang diuntungkan adalah asing. Padahal itu barang-barang yang bisa diproduksi di sini, tapi karena kebutuhan mendadak-mendadak seringkali ambil dari luar," terang dia.

Cara menggerakkan transparansi ini, Putu menyampaikan, produk yang dibuat harus sesuai dengan kebutuhan. Sebab, jika tidak cocok maka akan mempengaruhi biaya produksinya.

"Caranya bikin perencanaan yang baik dan benar, perencanaan saja. Misalnya mau ke Blok M ada rencana enggak pasti dari sini mau pakai ini, supaya jelas yang diperlukan, waktu delivery, tempat pengiriman semua jelas karena akan berpengaruh ke cost dari produksi tadi," pungkas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved