KAI Pastikan Harga Tiket LRT Tak Lebih dari Rp12.000
Kamis, 13 April 2017 - 14:37 WIB
KAI Pastikan Harga Tiket LRT Tak Lebih dari Rp12.000
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan harga tiket LRT tidak lebih dari Rp12.000. Harga yang terjangkau ini diyakini akan mempermudah masyarakat.
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, harga tersebut sudah disubsidi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pihaknya ingin semua elemen masyarakat dapat menggunakan LRT.
"Ancer-ancernya itu tiket sudah Rp12 ribu, enggak lebih dari Rp12 ribu dengan asumsi di situ akan ada subsidi. Jadi, kita harus membuat supaya masyarakat bisa menimati dengan harga yang pantas dan terjangkau," ujarnya di Jakarta, Kamis (13/4/2017).
Edi menjelaskan, dari Pemprov DKI sampai saat ini masih belum ada keputusan terkait harga. Namun, KAI berharap Pemprov dapat berperan dalam memutuskannya.
"Belum diputus tapi kemungkinan besar Pemprov akan partisipasilah, bentuknya seperti apa kita akan komunikasi," kata dia.
Secara prinsip, lanjut Edi, pola pendanaan seperti sesuai rapat dengan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian yang telah memutuskan sebagai investor adalah KAI untuk melanjutkan yang sudah dijalankan. Diharapkan ini bisa berjalan dengan baik. "Karena masyarakat di Cibubur sudah sangat menanti," ucapnya.
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, harga tersebut sudah disubsidi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pihaknya ingin semua elemen masyarakat dapat menggunakan LRT.
"Ancer-ancernya itu tiket sudah Rp12 ribu, enggak lebih dari Rp12 ribu dengan asumsi di situ akan ada subsidi. Jadi, kita harus membuat supaya masyarakat bisa menimati dengan harga yang pantas dan terjangkau," ujarnya di Jakarta, Kamis (13/4/2017).
Edi menjelaskan, dari Pemprov DKI sampai saat ini masih belum ada keputusan terkait harga. Namun, KAI berharap Pemprov dapat berperan dalam memutuskannya.
"Belum diputus tapi kemungkinan besar Pemprov akan partisipasilah, bentuknya seperti apa kita akan komunikasi," kata dia.
Secara prinsip, lanjut Edi, pola pendanaan seperti sesuai rapat dengan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian yang telah memutuskan sebagai investor adalah KAI untuk melanjutkan yang sudah dijalankan. Diharapkan ini bisa berjalan dengan baik. "Karena masyarakat di Cibubur sudah sangat menanti," ucapnya.
(izz)
Lihat Juga :